kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Mitsubishi, calon mitra Indonesia Power di Jawa 5


Rabu, 21 September 2016 / 10:53 WIB


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengaku, Mitsubishi menjadi salah satu mitra yang masuk dalam seleksi untuk menemani PT Indonesia Power membangun PLTU Jawa 5 berkapasitas 2.000 megawatt di Banten. Namun, proses beauty contest masih berlangsung. 

Direktur Pengadaan PLN, Iwan Supangkat menyatakan,  PLN menunjuk Indonesia Power untuk menggarap PLTU Jawa 5, lantaran perusahaan itu sudah memiliki beberapa fasilitas dari PLTU Suralaya 1 sampai PLTU Suralaya  7. Anak usaha PLN  ini juga sudah melakukan feasibility study dan  memiliki lahan. 

Adapun yang akan bertindak sebagai mitra Indonesia Power sejauh ini masih dalam seleksi dan Mitsubishi masuk dalam seleksi itu. "Mitra akan diseleksi, mesin ditender. Jadi, belum tentu Mitsubishi  menang. Siapa pun yang terbaik berkesempatan menang," ungkapnya kepada KONTAN, Senin (19/9).

Iwan memastikan, jika tidak ada aral melintang, pembangunan pembangkit PLTU Jawa 5 ini akan dimulai pada bulan Januari 2017. Dia juga menyatakan bahwa proyek ini selesai dalam waktu tiga tahun. "Targetnya selesai pada akhir tahun 2019," tandas Iwan.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman mengatakan, sesuai dengan RUPTL tahun 2016 sampai  2025 , pengelolaan ketenagalistrikan yang dilakukan oleh Independent Power Producer (IPP) wajib melaksanakan proses tender. "Jadi, tidak boleh ditunjuk langsung," tegas Jarman.  
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×