kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Mitsubishi mulai memproduksi mobil di Rusia


Kamis, 05 Juli 2012 / 12:11 WIB
ILUSTRASI. Kasus Covid-19 yang melonjak lagi bisa menurunkan minat konsumen untuk belanja.


Reporter: Asnil Bambani Amri, NHK | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Produsen mobil asal Jepang, Mitsubishi telah memulai perakitan mobil di Rusia. Perakitan mobil itu diserahkan kepada sebuah perusahaan hasil kerja sama antara Mitsubishi Motors dengan Peugeot Citroen, produsen mobil asal Prancis.

Pabrik tersebut dinyatakan sudah beroperasi penuh, termasuk prosedur pengelasan dan juga pengecatan. Pabrik tersebut berlokasi di di Kaluga, di barat daya kota Moskow. Perusahaan yang ditunjuk sebagai pengelola pabrik itu, sebelumnya sudah membangun pabrik perakitan mobil sejak 2010 silam.

Perusahaan patungan itu menyatakan, saat ini pabrik mereka saat ini mampu memproduksi 125.000 mobil per tahun, hampir tiga kali lipat dari kapasitas produksi awal. Mitsubishi menyatakan, investasi tersebut diharapkan mampu memperluas penjualan mereka di negara bekas Uni Soviet itu.

Perlu diketahui, dampak dari krisis global yang melanda tahun 2008, penjualan mobil baru tahun 2009 turun setengah dari jumlah sebelumnya menjadi 1,5 juta mobil. Namun, tahun 2011 lalu, penjualan mobil di Rusia perlahan pulih dengan penjualan 2,6 juta unit.

Saat ini, Rusia berpeluang menjadi pasar mobil terbesar di Eropa. Saat ini, penguasa pasar mobil dunia asal Jepang, Eropa dan Amerika Serikat gencar memperkuat basis bisnis mereka di Rusia. Bulan Mei lalu, Nissan Motor asal Jepang dan Renault asal Perancis mengumumkan rencana pembelian saham produsen mobil terbesar Rusia, yaitu Avtovaz.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×