kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.805   -23,00   -0,14%
  • IDX 8.075   43,26   0,54%
  • KOMPAS100 1.137   4,95   0,44%
  • LQ45 823   2,41   0,29%
  • ISSI 286   2,15   0,76%
  • IDX30 429   2,62   0,61%
  • IDXHIDIV20 515   1,93   0,38%
  • IDX80 127   0,74   0,58%
  • IDXV30 140   0,63   0,45%
  • IDXQ30 139   0,28   0,20%

Mitsubishi siap ikutan produksi mobil LCGC


Senin, 29 April 2013 / 16:06 WIB
Mitsubishi siap ikutan produksi mobil LCGC
ILUSTRASI. Mobile Offshore Production Unit (MOPU) PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) di Maleo Field, Selat Madura. 


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Seakan tak mau ketinggalan, produsen mobil Mitsubishi berniat mengikuti rencana bisnis produsen mobil lainnya untuk memproduksi mobil hemat dam ramah lingkungan alias low cost green car (LCGC).

"Mitsubishi bisa saja ikut itu (LCGC). Tiap ada segmen baru kami akan siap di segmen itu," kata Rizwan Alamsjah, Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor tunggal Mitsubishi, usai peluncuran Strada Triton Single Cabin GLX 2WD di Jakarta, Senin (29/4).

Rizwan bilang, Mitsubishi Motor Corporation (MMC) tertarik memproduksi mobil LCGC tersebut. Saat ini, perusahaannya sedang mempelajari draft aturan mobil LCGC yang konon mengatur insentif berupa penghapusan Pajak Penambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM).

Ketika ditanyakan lebih lanjut mengenai pabrik ataupun kesiapan Mitsubishi dalam memproduksi mobil LCGC ini, Rizwan masih enggan memberikan bocoran. "Saya gak berani bicara. Itu urusan MMC (Mitsubishi Motor Company). Kami hanya sebagai agen tunggal saja," tandasnya.

Rizwan mengaku bingung lantaran hingga sekarang aturan mobil LCGC tak kunjung  diteken pemerintah. Perlu diketahui, rencana aturan LCGC yang belum keluar kini telah mempengaruhi kinerja bisnis produsen mobil.

Khususnya Toyota dan Daihatsu yang sudah mengenalkan mobil LCGC-nya sejak September tahun 2011 lalu.  Namun kin, Toyota belum bisa produksi karena aturan yang belum dit5eken oleh (Gaikindo).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×