kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

MLIA jual bisnis keramik ke pemilik saham


Rabu, 25 Oktober 2017 / 11:18 WIB
MLIA jual bisnis keramik ke pemilik saham


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mulia Industrindo Tbk akhirnya melepas anak usahanya yang bergerak di bisnis keramik. Hari ini, Rabu (25/10), Mulia Industrindo mengumumkan melakukan penandatanganan akta pengalihan saham PT Muliakeramik Indahraya (MK) kepada PT Eka Gunata Mandiri (EGM).

Selain berbisnis keramik, Muliakeramik Indahraya juga memiliki bisnis perdagangan dan perindustrian kaca lembaran dan gass block. Dalam transaksi tersebut, Mulia Industrindo menjual saham Muliakeramik Indahraya sebanyak 799.200.000 saham atau setara 99,9% kepada EGM.

Merujuk keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten berkode saham MLIA tersebut berhasil mengantongi duit senilai Rp 425 miliar. Untuk diketahui, transaksi ini merupakan transaksi afiliasi, karena EGM merupakan  pemegang saham utama MLIA.

"Transaksi ini didorong oleh tujuan dan upaya perseroan untuk meningkatkan dan memperbaiki posisi keuangan perseroan," kata Herry Bun, Direktur MLIA dalam keterbukaan publik di BEI, Rabu (25/10).

Transaksi tersebut juga didorong oleh kontribusi  bisnis keramik yang tak berkilau karena penjualannya masih melemah. Maka itu, anak usaha keramik tersebut dipisahkan agar tidak membebani kinerja MLIA secara keseluruhan.  "Manajemen yakin, bahwa posisi keuangan perseroan akan lebih baik dengan melakukan divestasi MK dan fokus ke anak usaha PT Muliaglass (MG)," terang Herry.

Dalam penjelasannya, dengan penjualan anak usaha keramik tersebut, maka akan ada penurunan aset sebesar 40%. Namun, pendapatan konsolidasi perseroan diyakini akan membaik. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×