kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

MPIX Rombak Jajaran Komisaris, Perkuat Rencana Masuk Bisnis Remitansi


Rabu, 01 Juli 2026 / 22:47 WIB
MPIX Rombak Jajaran Komisaris, Perkuat Rencana Masuk Bisnis Remitansi
ILUSTRASI. MPIX Rombak Jajaran Komisaris, Perkuat Rencana Masuk Bisnis Remitansi (Dok/PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX))


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX) memperkuat jajaran komisaris dengan menunjuk Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Dr. Nurfaizi Suwandi sebagai Komisaris Independen. Perseroan menilai langkah ini sejalan dengan rencana ekspansi bisnis ke sektor jasa keuangan, khususnya layanan pembayaran dan remitansi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Penunjukan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan. Nurfaizi menggantikan Widjanarko, S.E., Ak., yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen.

Direktur Utama PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk Abdul Muidz Aad mengatakan penguatan tata kelola menjadi kebutuhan seiring rencana perusahaan mengembangkan bisnis sebagai Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) dan penyedia layanan remitansi.

"Saat MPIX bergerak ke lini yang diatur ketat seperti pembayaran dan remitansi, kami membutuhkan pengawasan independen yang bukan sekadar memahami tata kelola, tetapi juga memahami pasar yang kami tuju. Rekam jejak Bapak Nurfaizi di dunia penempatan tenaga kerja, diplomasi, dan penegakan hukum menjadikan beliau sosok yang tepat untuk mendukung arah strategis kami," ujar Abdul Muidz dalam keterangan resmi, Rabu (1/7/2026). 

Baca Juga: Mitra Pedagang (MPIX) Bidik Efisiensi UMKM lewat Pembaruan Sistem MPStore

Menurutnya, pasar remitansi pekerja migran masih memiliki peluang pertumbuhan yang besar. Selama ini, sebagian besar layanan pengiriman uang pekerja migran Indonesia masih didominasi oleh penyedia jasa dari luar negeri.

MPIX berharap penguatan jajaran komisaris dapat mendukung pengembangan bisnis sekaligus memperkuat kepatuhan terhadap regulasi di sektor jasa keuangan.

Nurfaizi dinilai memiliki pengalaman yang relevan dengan pengembangan bisnis tersebut. Selain pernah menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI), ia juga memiliki pengalaman sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir pada periode 2012–2016, salah satu negara tujuan pekerja migran Indonesia.

Di bidang akademik, Nurfaizi meraih gelar doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Sebelas Maret pada 2015. Disertasinya mengangkat kajian mengenai perilaku migrasi tenaga kerja Indonesia di luar negeri, yang dinilai memiliki keterkaitan dengan pengembangan layanan remitansi.

Selain memperkuat arah bisnis, MPIX menilai pengalaman Nurfaizi di Kepolisian Republik Indonesia akan mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).

Baca Juga: Gelar RUPST, Ini Susunan Baru Direksi dan Komisaris Wijaya Karya (WIKA)

Sepanjang kariernya di Polri, Nurfaizi pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, antara lain Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri dan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (Kapolda Metro Jaya). 

Pengalaman tersebut dinilai dapat memperkuat fungsi pengawasan independen, khususnya dalam pengelolaan risiko dan kepatuhan terhadap ketentuan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT).

Perseroan menyatakan pengangkatan Nurfaizi berlaku efektif sejak penutupan RUPS dan telah dilaporkan sesuai ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.

MPIX merupakan perusahaan teknologi yang mengoperasikan MPStore, platform super app B2B2C yang menyediakan berbagai layanan digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mulai dari aplikasi kasir, QRIS, produk pembayaran digital, layanan grosir, hingga toko daring. 

Ke depan, perseroan berupaya memperluas ekosistem tersebut melalui pengembangan layanan jasa keuangan yang menyasar segmen pekerja migran IndonesiaBaca Juga: Privy Cegah Lebih dari 122 Juta Upaya Penipuan Digital Sepanjang 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×