kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

MRT Jakarta dan BSI Resmikan Nama Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia


Rabu, 10 Desember 2025 / 22:12 WIB
MRT Jakarta dan BSI Resmikan Nama Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia
ILUSTRASI. Peluncuran Nama: Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo (kiri) dan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat saat launching naming rights Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia di Jakarta, Rabu (10/12/2025). Peresmian ini menandai komitmen BSI untuk meningkatkan awareness dan penetrasi layanan keuangan syariah khususnya melalui moda transportasi urban. KONTAN/Baihaki/10/12/2025


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MRT Jakarta (Perseroda) atau MRT Jakarta dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meresmikan nama Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia pada Rabu (10/12/2025).

Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat melihat kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam pengembangan bisnis perusahaan. 

Ia mengungkap, program hak penamaan stasiun adalah strategi kunci MRT Jakarta dalam mengoptimalkan aset dan meningkatkan pendapatan nontiket (non-fare box). 

“Pendapatan ini akan kami investasikan kembali untuk menjamin peningkatan kualitas layanan, pemeliharaan infrastruktur, dan mendukung pengembangan jaringan MRT selanjutnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (10/12/2025).

Baca Juga: Penumpang MRT Jakarta Tembus 33 Juta dalam 3 Kuartal 2025

Sinergi ini, lanjut Tuhiyat, dapat memperkuat ekosistem mobilitas perkotaan Jakarta dan memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa transportasi publik.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menambahkan, pengambilan hak penamaan stasiun ini adalah upaya pihaknya untuk memperkuat citra sebagai bank syariah modern dan progresif.

Dengan lokasi yang strategis, Anggoro menyebut stasiun ini menjadi jembatan yang efektif bagi BSI untuk mendapatkan eksposur yang lebih masif dan relevan.

“Terutama, ke segmen masyarakat urban Muslim menengah atas di Jabodetabek, yang merupakan pengguna aktif moda transportasi modern seperti MRT Jakarta,” ujarnya.

Baca Juga: MRT Jakarta Kaji Pengembangan TOD di Lahan Lin Timur Barat Fase 1

Sebagai informasi, saat ini, skema hak penamaan stasiun MRT Jakarta telah diterapkan pada sembilan stasiun di sepanjang koridor operasi.

Kolaborasi teranyar bersama BSI menambah jumlah stasiun berpenamaan resmi, sehingga saat ini hanya tiga stasiun yang belum menerapkan hak penamaan, yakni Stasiun MRT Haji Nawi, Stasiun MRT Blok A, dan Stasiun MRT Bendungan Hilir. 

MRT Jakarta melihat inisiatif ini merupakan bagian dari optimalisasi aset perusahaan, serta perluasan nilai manfaat bagi pengguna dan mitra strategis.

Baca Juga: Subsidi Masih Topang Pendapatan, Begini Strategi MRT Jakarta Perkuat Bisnis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×