Reporter: Hervin Jumar | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) menata ulang akses layanan KA Feeder Whoosh di Stasiun Bandung mulai awal Maret 2026.
Seluruh aktivitas keberangkatan dan kedatangan KA Feeder akan dipusatkan di ruang tunggu baru di sisi barat Stasiun Bandung, tepat di depan Masjid Al Mu’min, dengan akses masuk melalui Pintu Utara dari Jalan Kebon Kawung.
General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Eva Chairunisa, mengatakan pemindahan ini penting agar penumpang tidak keliru mengakses ruang tunggu lama dan berisiko tertinggal jadwal.
Baca Juga: Tarif Panel Surya Indonesia ke AS Tembus 143%, Hilirisasi Hijau Bisa Terancam
“Kami mengimbau penumpang Whoosh yang akan menggunakan KA Feeder dari Stasiun Bandung agar mulai menyesuaikan keluar dan masuk kendaraan ke Stasiun Bandung melalui Pintu Utara dari Jalan Kebon Kawung,” ujar Eva dalam keterangan tertulis, Jumat (27/2/2026).
Ruang tunggu baru di sisi barat diklaim memiliki kapasitas lebih dari 300 tempat duduk, meningkat dari sekitar 200 kursi di ruang tunggu lama sisi timur.
Setelah kebijakan ini berlaku, seluruh proses boarding, drop off, dan pick up KA Feeder tidak lagi dilayani di akses lama sisi timur maupun selatan stasiun.
Eva menegaskan, jadwal KA Feeder telah diselaraskan dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Padalarang.
Atas dasar itu, perubahan akses dinilai krusial untuk menghindari keterlambatan akibat salah titik keberangkatan.
Selama masa transisi, KCIC dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan memasang rambu dan penunjuk arah di sejumlah titik strategis Stasiun Bandung serta menyiagakan petugas tambahan, termasuk di ruang tunggu lama untuk mengarahkan penumpang ke lokasi baru.
“Penataan akses dilakukan untuk menciptakan pergerakan penumpang yang lebih tertib, aman, dan efisien, khususnya pada jam sibuk. Dengan sentralisasi akses ini, alur penumpang menjadi lebih tertata serta dapat meningkatkan kenyamanan integrasi KA Feeder dengan Kereta Cepat Whoosh, seiring tingginya mobilitas penumpang,” tutur Eva.
Diketahui, Kereta Cepat Whoosh merupakan layanan kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara dengan kecepatan hingga 350 kilometer per jam yang melayani rute Jakarta–Bandung melalui empat stasiun utama: Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon.
Baca Juga: Agrinas Butuh 105.000 Unit Pikap, Isuzu Sebut Kapasitas Produksinya 52.000 per Tahun
Penataan akses ini menjadi bagian dari penguatan integrasi antar moda di simpul transportasi Bandung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













