Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Karya Realty (WKR) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Senin (25/5/2026).
Melalui agenda tahunan tersebut, perusahaan menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi bisnis dan menjaga pertumbuhan usaha yang berkelanjutan di tengah dinamika industri properti nasional.
Masudi Jauhari selaku Plt. Direktur Utama WKR menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, WKR terus menjalankan berbagai langkah strategis guna menjaga stabilitas bisnis di tengah tantangan industri properti dan kondisi ekonomi global yang dinamis.
Dari sisi kinerja Perusahaan, WKR mencatatkan total aset sebesar Rp4,11 triliun per 31 Desember 2025. Perusahaan juga membukukan pendapatan usaha sebesar Rp172,46 miliar sepanjang tahun 2025.
Baca Juga: Kementan Minta Industri Sawit Jaga Harga TBS Petani, 139 PKS Disorot
“Berbagai langkah efisiensi dan evaluasi bisnis terus dilakukan guna memperkuat fundamental perusahaan serta menjaga keberlanjutan usaha di masa mendatang,” ungkap Masudi, dalam keterangannya, Kamis (28/5).
Selain fokus pada pengembangan sektor residensial dan komersial, WKR juga terus memperkuat lini bisnis hospitality melalui peningkatan kualitas layanan dan pengembangan hotel di lokasi strategis.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan industri perhotelan yang diproyeksikan terus berkembang ke depan.
Sepanjang tahun 2025, WKR menjalankan sejumlah kebijakan strategis, di antaranya restrukturisasi fasilitas kredit perbankan dan instrumen keuangan, serta pelaksanaan divestasi.
Memasuki tahun 2026, WKR melihat sektor properti masih memiliki peluang pertumbuhan yang cukup terbuka, didukung stimulus pemerintah dalam sektor perumahan, pengembangan kawasan permukiman, hingga program peningkatan akses hunian bagi masyarakat.
Di sisi lain, pertumbuhan industri pariwisata nasional juga dinilai menjadi peluang positif bagi bisnis hospitality Perseroan.
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis pada tahun 2026, WKR telah menetapkan sejumlah strategi perusahaan, antara lain optimalisasi program penjualan yang lebih agresif dan tepat sasaran, penguatan struktur keuangan, serta penguatan sumber daya perusahaan baik dari sisi aset maupun sumber daya manusia
“Perseroan akan terus fokus menjalankan strategi bisnis yang adaptif, terukur, dan berorientasi pada keberlanjutan. Dengan penguatan operasional, inovasi produk, serta kolaborasi yang solid, kami optimistis dapat memanfaatkan peluang pasar dan meningkatkan kinerja Perseroan ke depan,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan RUPST Tahun Buku 2025, WKR optimistis dapat terus memperkokoh fondasi bisnis perusahaan dan melanjutkan transformasi usaha untuk menghadirkan pengembangan properti yang berkualitas, inovatif, dan berkelanjutan di Indonesia.
Baca Juga: Peta Persaingan Ekonomi Digital Berubah, Fiber Optik Jadi Penentu Utama
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













