kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Nestle diminta bangun pabrik di luar Jawa


Rabu, 22 Februari 2012 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. Bantuan kuota internet Kemendikbud hadir kembali mulai Maret 2021, ini infonya./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/07/01/2021.


Reporter: Sofyan Nur Hidayat | Editor: Test Test

JAKARTA. Pemerintah meminta PT Nestle Indonesia membangun pabrik baru di luar Pulau Jawa. Pembangunan pabrik itu dilakukan untuk mendekatkan diri dengan bahan baku dan pemerataan industri di Indonesia.

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengungkapkan, permintaan itu disampaikannya pada Nandu Nandkishore, Executive Vice President Nestle untuk wilayah Asia, Oceania, Afrika dan Timur Tengah dalam pertemuan pada Rabu (22/2). "Lokasinya bisa di Lampung di Sulawewi atau di tempat lain," ujar Hidayat.

Menurutnya, pembangunan industri di Pulau Jawa merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk pemerataan pembangunan. Nestle sendiri membutuhkan bahan baku kakao untuk produk mereka.

Alhasil, dengan membangun pabrik di luar Pulau Jawa akan lebih dekat dengan bahan baku. Hal itu juga akan memberikan dampak ikutan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Namun, Legal and Corporate Affair Director PT Nestle Indonesia, Debora R. Tjandrakusuma mengatakan belum ada rencana investasi baru dalam waktu dekat. "Sejauh ini belum ada rencana investasi baru," ujarnya.

Menurut Debora, mereka masih fokus pada pembangunan pabrik baru Nestle di Karawang yang menghabiskan dana investasi sebesar US$ 200 juta. Pabrik yang akan memproduksi Milo itu akan mulai beroperasi awal tahun 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×