kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.030   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.182   133,93   1,90%
  • KOMPAS100 993   21,35   2,20%
  • LQ45 731   14,80   2,07%
  • ISSI 255   4,27   1,70%
  • IDX30 396   7,30   1,88%
  • IDXHIDIV20 493   5,81   1,19%
  • IDX80 112   2,28   2,08%
  • IDXV30 136   0,62   0,45%
  • IDXQ30 129   2,17   1,71%

Ngebut, PP Presisi (PPRE) masih incar kontrak baru senilai Rp 800 miliar


Senin, 09 Agustus 2021 / 13:18 WIB
Ngebut, PP Presisi (PPRE) masih incar kontrak baru senilai Rp 800 miliar
ILUSTRASI. Logo grup PT PP.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

Asal tahu saja, pendapatan PPRE hingga akhir 2021 diproyeksikan bisa mencapai Rp 3,2 triliun. Sedangkan laba bersih yang diestimasikan PPRE pada 2021 sebesar Rp 126,3 miliar.

Mengenai kontrak di segmen pertambangan, PPRE menggarap proyek di Weda Bay Nickel. Selain itu, saat ini PPRE juga melaksanakan proyek jasa tambang nikel di Morowali dengan kontrak produksi selama 3 tahun.

Selanjutnya, PPRE juga tengah menjajaki peluang untuk penambahan pekerjaan jasa pertambangan di Weda Bay Nickel, baik untuk mining development maupun mining contractor.

"PPRE juga sedang melakukan negosiasi untuk beberapa proyek jasa tambang lainnya di Sumatra, Kalimantan maupun Sulawesi," ungkap Benny.

Baca Juga: PP Presisi (PPRE) kantongi laba Rp 67,5 miliar hingga paruh pertama 2021

Untuk menopang kinerja pada tahun ini, PPRE menganggarkan belanja modal (capex) sebesar Rp 336 miliar. Capex itu dianggarkan untuk menambah kapasitas alat berat seiring dengan pertumbuhan perolehan proyek baru maupun peremajaan alat berat.

Penggunaan capex 50% dialokasikan untuk mendukung perolehan proyek-proyek mining services, 20% untuk civilwork, dan sisanya untuk pengembangan sistem IT maupun workshop.

"Adapun realisasi capex hingga Juli 2021 sebesar Rp 151 miliar atau 45% dari total capex yang dianggarkan," tutup Benny.

Selanjutnya: Keyakinan konsumen anjlok, konsumen kembali pesimistis terhadap kondisi ekonomi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×