kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Nindya Karya Teken Kontrak Proyek Paralympic Training Center Karanganyar


Rabu, 27 Desember 2023 / 13:16 WIB
Nindya Karya Teken Kontrak Proyek Paralympic Training Center Karanganyar
ILUSTRASI. Nindya Karya menandatangani kontrak pembangunan Paralympic Training Center Karanganyar . Pho KONTAN/Achmad Fauzie/29/01/2015


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menandatangani kontrak pembangunan Paralympic Training Center Karanganyar dengan PT Nindya Karya (Persero).

General Manager Divisi Gedung PT Nindya Karya Andri Suhendar menyatakan pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan ini dengan tepat waktu, mutu, dan biaya yang berkualitas.

Ia menjelaskan, paket pekerjaan yang dikerjakan PT Nindya Karya meliputi pembangunan GOR, asrama, ruang peralatan, ruang ganti atletik, tribun, skybridge, dan skywalk.

"Pembangunan Paralympic Training Center Karanganyar ini merupakan salah satu proyek strategis nasional," kata Andri dalam keterangan resminya, Selasa (26/12).

Baca Juga: Nindya Karya Investasikan 28 Unit Alat Berat Baru untuk Perkuat Kapasitas Produksi

Tujuan pembangunan Paralympic Training Center ini untuk meningkatkan prestasi atlet para-atletik Indonesia di kancah internasional.

Pusat pelatihan ini diharapkan dapat menjadi tempat latihan yang nyaman dan lengkap bagi para atlet para-atletik Indonesia untuk mengembangkan kemampuannya.

Sebelumnya, PT Nindya Karya (Persero) telah melakukan investasi 28 unit alat berat baru yang menunjang bisnis konstruksi. Investasi puluhan alat berat baru ini untuk memperkuat kapasitas produksi perusahaan.

28 alat berat baru ini terdiri dari 12 jenis peralatan konstruksi yaitu Rough Terrain Crane, Concrete Pump Truck, Excavator, Bulldozer, Sheep Foot Compactor, Smooth Drum Compactor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×