Reporter: Markus Sumartomdjon | Editor: Markus Sumartomjon
JAKARTA. Anda pasti senang mendengar kabar ini. Tarif angkutan umum turun. Ini gara-gara ada surat edaran dari Menteri Perhubungan yang mengharuskan moda transportasi darat dan penyeberangan menurunkan tarif sebagai imbas penurunan harga BBM.
Beberapa perusahaan angkutan mengaku siap menurunkan tarif. Seperti ASDP Indonesia Ferry, Kereta Api Indonesia hingga perusahaan transportasi darat, Lorena. Efek bisnisnya jelas ada. Pebisnis ini mengklaim marjin keuntungan bisa terpangkas gara-gara tarif turun. Soalnya, penurunan tarif angkutan ini tidak diimbangi dengan harga suku cadang yang masih saja belum bergeming.
Berita lain soal target bisnis MNC Sky Vision yang ingin menjadi pemain nomor satu televisi berbayar. Caranya dengan menyiarkan saluran produksi sendiri. Langkah yang juga diterapkan sejumlah pemain televisi berbayar lainnya, seperti K Vision atau Trans Vision.
Sedangkan perusahaan pemasok produk pemindai barcode, yaitu Harrisma menargetkan pendapatan bisnis bisa tumbuh dobel digit tahun ini. Rencana peritel modern menambah gerai penjualan menjadi katalis perusahaan ini menjual lebih banyak alat yang biasa digunakan untuk mendeteksi harga barang tersebut. Nah, supaya tidak penasaran, mari simak ulasan lengkap infrastruktur di halaman 16 Harian KONTAN yang terbit pagi ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













