kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Operator kerek pengguna iPhone


Jumat, 06 Februari 2015 / 16:33 WIB
Operator kerek pengguna iPhone
ILUSTRASI. Segera Klaim! Kode Redeem Metal Slug: Awakening Agustus 2023 Terbaru dan Cara Klaim


Reporter: Merlinda Riska | Editor: Fransiska Firlana

JAKARTA. Hadirnya iPhone 6 dan iPhone 6 Plus ke Indonesia menjadi berkah tersendiri bagi para operator seluler. Tiga operator besar, Telkomsel, XL, dan Indosat siap menjaring pertumbuhan pelanggan lewat program bundling seri teranyar iPhone.

GM Device Bundling and Customization Telkomsel Basuki Ebtayani menyatakan, pertumbuhan pengguna iPhone di Indonesia dan khususnya di jaringan Telkomsel alami pertumbuhan yang signifikan. "Di Telkomsel pertumbuhan pengguna iPhone mencapai 100% year on year (yoy)," katanya selepas peluncuran iPhone 6 dan iPhone 6 Plus, Jumat (6/2).

Dia optimistis, tahun ini jumlah pelanggan iPhone juga bakal tumbuh sama seperti tahun lalu. Basuki bilang, saat ini jika dibandingkan dengan pengguna Android ataupun Blackberry, jumlah pengguna bersistem operasi  iOS alias iPhone masih mini. "Tercatat di Telkomsel ada 1,5 juta pelanggan iPhone dari 140 juta pelanggan kami," ungkapnya.

Sementara itu, menurut Head of Device Channel XL Dennis Galant, jumlah pngguna Android paling besar lantaran Android memiliki banyak pilihan dan harga. Sedangkan, iPhone membidik segmen menengah atas.

"Pelanggan iPhone XL masih kurang dari sejuta. Tapi kami optimistis jumlah ini bisa terus bertambah lantaran tiap tahun tumbuhnya besar," katanya tanpa mau menyebut targetnya.

Tak hanya Telkomsel dan XL, Indosat pun percaya diri bisa menambah jumlah pelanggannya karena kehadiran produk baru besutan Apple ini. Faried Ismunandar, Division Head Device Management Indosat menyatakan, berdasar data lembaga riset GFK, penjualan iPhone terbaru cukup bagus.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×