kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Pabrik baru TOTO terkendala izin


Rabu, 09 Oktober 2013 / 08:17 WIB
ILUSTRASI. Petugas mengisi tabung gas LPG ukuran 3 kilogram. KONTAN/Baihaki


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Tedy Gumilar

JAKARTA. Masalah perijinan mendera PT Surya Toto Indonesia Tbk. Emiten berkode saham TOTO itu terpaksa menunda proyek strategis yang sudah direncanakan sebelumnya.

Tadinya, manajemen TOTO berencana memulai pembangunan pabrik saniter baru  pada kuartal IV-2013. TOTO sudah menyiapkan investasi sekira Rp 100 miliar untuk membangun pabrik berkapasitas 500.000 unit saniter per tahun di Mojokerto, Jawa Timur.

Niatnya fasilitas produksi tersebut difokuskan untuk memasok produk saniter TOTO ke Indonesia Timur. Saat ini, penetrasi di wilayah itu baru sekira 20%-30% dan akan diperbesar lewat pabrik tersebut.

Sayangnya, rencana itu terpaksa ditunda karena masih terbelit masalah perizinan. "Kami menunggu ijinnya selesai. Apabila ijinnya baru selesai di awal 2014, pembangunan pabriknya baru mulai di pertengahan 2014 dan diperkirakan rampung dua tahun setelah pembangunannya itu," kata Direktur PT surya toto Indonesia Tbk Hanafi Atmadiredja pada KONTAN, Selasa, (8/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×