kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pada bulan Ramadan tahun 2021 kinerja Jet Commerce melesat


Kamis, 17 Juni 2021 / 20:37 WIB
ILUSTRASI. Suasana Fulfillment Center Jet Commerce, Daan Mogot, Kota Tangerang


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan e-commerce enabler asal Indonesia, Jet Commerce tetap membukukan peningkatan penjualan pada setiap periode Ramadan dari sebelum masa pandemi hingga tahun ini.

Tercatat total jumlah transaksi yang terjadi selama bulan Ramadan tahun ini meningkat hampir sebesar dua kali lipat atau 80% lebih tinggi dibandingkan Ramadan tahun lalu, dan hampir lima kali lipat lebih tinggi atau naik lebih dari 370% dibandingkan dengan transaksi yang terjadi pada bulan Ramadan sebelum pandemi, yaitu tahun 2019.

Nilai transaksinya juga tercatat meningkat cukup signifikan, yaitu lebih dari 70% dibandingkan dengan Ramadan 2020, dan naik lebih dari 80% dari Ramadan 2019.

Baca Juga: Ingin mengembalikan dana dan barang di Shopee? Ini syaratnya

Dibandingkan dengan penjualan pada Ramadan tahun lalu, kategori produk kesehatan dan kecantikan mengalami peningkatan jumlah transaksi yang paling signifikan, yakni naik sebesar 110%.

Diikuti oleh kategori produk elektronik dengan peningkatan jumlah transaksi sebesar 90%, dan kategori pet food yang jumlah transaksinya juga meningkat sebesar 73% selama Ramadan 2021.

CEO Jet Commerce Indonesia Webber Chen menyampaikan bahwa peningkatan ini disebabkan oleh daya beli masyarakat yang cenderung membaik, salah satunya karena pemberian Tunjangan Hari Raya pada tahun ini yang dibayarkan secara penuh menjelang Lebaran, tidak seperti tahun lalu yang ditunda hingga akhir tahun atau bahkan tidak diberikan sama sekali.

“Secara natural, pandemi juga telah mengakselerasi transisi belanja konsumen dari kanal tradisional ke kanal digital, dan ke depannya tren penetrasi digital ini akan terus meningkat,” ujar Webber dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Kamis (17/6).

Selanjutnya: Bukan di BEI, J&T Express Dikabarkan Bakal Menggelar IPO US$ 1 Miliar di Bursa AS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×