kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 17.984   1,00   0,01%
  • IDX 6.200   4,00   0,06%
  • KOMPAS100 810   -1,03   -0,13%
  • LQ45 614   -1,14   -0,19%
  • ISSI 215   1,05   0,49%
  • IDX30 345   -1,09   -0,31%
  • IDXHIDIV20 427   -1,61   -0,38%
  • IDX80 92   -0,10   -0,11%
  • IDXV30 117   -0,21   -0,18%
  • IDXQ30 110   -0,42   -0,38%

Sunindo (SUNI) Menang Tender dari Pertamina dengan Nilai Kontrak Rp 43,73 Miliar


Senin, 27 Juli 2026 / 08:27 WIB
Sunindo (SUNI) Menang Tender dari Pertamina dengan Nilai Kontrak Rp 43,73 Miliar
ILUSTRASI. Sunindo Pratama (SUNI) meraih kontrak dari PT Pertamina EP setelah jadi pemenang tender pengadaan Wellhead dan Xmass Tree di Pertamina Regional 1 (Dok/SUNI)


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) meraih kontrak dari PT Pertamina EP. SUNI ditetapkan sebagai pemenang tender pengadaan Wellhead dan Xmass Tree di Pertamina Regional 1 dengan nilai kontrak sebesar Rp 43,73 miliar.

Direktur Sunindo Pratama, Freddy Soejandy mengungkapkan bahwa SUNI ditetapkan sebagai pemenang tender oleh Pertamina EP pada Jumat (24/7/2026). Hasil ini merujuk pada Penunjukan Pemenang Tender No. 930/PHR70510/2026-S0, atas tender no. GX10061344A71A, Pengadaan Wellhead dan Xmass Tree di Pertamina Regional 1 dengan nilai kontrak sebesar Rp 43.737.810.000.

Jangka waktu kontrak berlangsung selama 1 tahun, 4 bulan dan 50 hari kalender. Freddy mengatakan, keberhasilan memenangkan tender ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional SUNI melalui penambahan proyek yang dikerjakan, serta berpotensi meningkatkan pendapatan dan profitabilitas selama 2026-2027.

Baca Juga: Harga Minyak Nyaris US$ 100, Begini Estimasi Pembengkakan Subsidi & Kompensasi Energi

"Selain itu, keberhasilan tersebut diharapkan memperkuat posisi Perseroan dalam memperoleh peluang proyek-proyek berikutnya," ungkap Freddy melalui keterbukaan informasi yang rilis di Bursa Efek Indonesia pada Minggu (26/7/2026).

Dalam pemberitaan KONTAN sebelumnya, SUNI membidik pendapatan senilai Rp 1,15 triliun sepanjang tahun 2026. Dari perolehan tersebut, SUNI memasang target untuk bisa membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 207,35 miliar.

Direktur Sunindo Pratama, Freddy Soejandy menjelaskan bahwa prospek bisnis SUNI akan terdorong oleh industri minyak dan gas (migas) nasional yang terus bergerak. Terutama untuk mendukung target pemerintah mencapai produksi (lifting) minyak 1 juta barel pada tahun 2030. 

Target tersebut akan mendorong permintaan untuk produk penunjang aktivitas migas yang memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

"Semakin pemerintah mengusahakan kenaikan (lifting), tentunya akan menimbulkan peningkatan permintaan, ini sangat positif bagi industri kami," ungkap Freddy dalam paparan publik yang berlangsung pada Senin (22/6/2026).

 

Secara operasional dan bisnis, SUNI menargetkan bisa menjual sebanyak 21.851 ton produk Oil Country Tubular Goods (OCTG) sepanjang tahun ini. OCTG merupakan jenis pipa seamless yang digunakan di sumur minyak, gas alam, dan panas bumi sesuai standar American Petroleum Institute (API). 

Sementara itu, SUNI menargetkan penjualan wellhead & x'mas tree bisa mencapai 142 unit sampai akhir tahun 2026. Adapun, penjualan produk wellhead & x'mas tree melonjak pada awal tahun ini. SUNI menjual sebanyak 70 unit pada kuartal I-2026, berbanding penjualan 12 unit pada periode yang sama tahun lalu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×