kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45839,62   -5,89   -0.70%
  • EMAS1.349.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pakuwon Jati (PWON) Lanjutkan Akuisisi Lahan di Semarang Seluas 5,2 Hektare


Selasa, 11 Juni 2024 / 17:47 WIB
Pakuwon Jati (PWON) Lanjutkan Akuisisi Lahan di Semarang Seluas 5,2 Hektare
ILUSTRASI. Pakuwon Jati (PWON) memiliki sumber daya yang cukup untuk mengembangkan dan mengelola proyek superblok baru ini.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT  Pakuwon Jati Tbk (PWON) melalui entitas anak, PT Pakuwon Permai melanjutkan komitmennya dalam diversifikasi geografis dengan pembelian tanah tahap kedua seluas 5,2 hektare di Semarang dengan nilai sebesar Rp 121,7 miliar. 

Tanah tersebut dibeli dari PT Putra Wahid Sejahtera dan satu pemilik tanah perorangan pada tanggal 6 Juni 2024. Dengan selesainya tahap kedua ini, total akumulasi pembelian tanah di Semarang oleh PWON mencapai 18,2 hektare dan total nilai mencapai Rp 424,5 miliar.

Direktur Pakuwon Jati  Minarto menyatakan, dana yang dipakai untuk membeli tanah di Semarang tersebut berasal dari kas internal perusahaan. Lebih lanjut, Minarto, menyatakan bahwa tanah seluas 18,2 hektare ini akan dikembangkan menjadi kawasan superblock yang mencakup ritel, mal, hotel, dan apartemen.

“Superblok ini nantinya akan menjadi superblok kedelapan yang dimiliki oleh Pakuwon,” ungkap Minarto, dalam siaran pers, Selasa (11/6). 

Baca Juga: Sederet Emiten Properti Catat Marketing Sales Positif, Intip Rekomendasi Sahamnya

Selain itu, Pakuwon memiliki sumber daya yang cukup untuk mengembangkan dan mengelola proyek superblok baru ini. PWON berharap, pengembangan ini dapat menjaga kerberlangsungan dan stabilitas recurring revenue Pakuwon serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. 

Pakuwon Jati membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 1,53 triliun pada periode kuartal I-2024. Angka ini meningkat 11% dibandingkan pendapatan per kuartal I-2023 yang senilai Rp 1,38 triliun. 

Hingga akhir Maret 2024, PWON membukukan  laba bersih yang disesuaikan tercatat sebesar Rp 549 miliar, naik 17% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 470 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×