kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Pandemi Covid-19 dorong perubahan kultur bertransportasi publik


Kamis, 01 Oktober 2020 / 09:42 WIB
ILUSTRASI. Pesepeda melintas pada malam hari di Jalan Sudirman, Jakarta, Sabtu (5/9/2020).


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

Menurut Polana, saat ini jumlah penumpang angkutan umum mengalami penurunan dibandingkan pada kondisi normal. Momen ini menjadi kesempatan untuk melakukan pembenahan melalui penerapan layanan e-ticketing.

“Harapannya setelah pandemi usai, e-ticketing akan menjadi kelengkapan layanan terminal. Sementara di tengah pandemi ini, layanan e-ticketing ini diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kontak fisik secara langsung,” ujar Polana.

Baca Juga: Proyek akses tol alternatif ke Bandara Soekarno-Hatta tuntas akhir tahun ini

E-ticketing merupakan sistem elektronik berupa layanan digital yang sudah tersedia di Terminal Tipe A Jatijajar, Kota Depok. Layanan e-ticketing Terminal Jatijajar memiliki tiga fitur utama, yaitu Check in AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) berfungsi mencetak tiket /boarding pass bus AKAP, Check in AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) berfungsi mencetak tiket /boarding pass bus AKDP, dan GO SHOW yang berfungsi sebagai fitur pembelian tiket pada vending machine.

Sementara Lacak Trans merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk masyarakat Jabodetabek guna memantau risiko penularan Covid-19 baik di daerah mereka berada, di daerah yang akan mereka tuju, di kendaraan yang akan mereka tumpangi, maupun di sepanjang rute jalan yang akan mereka lalui.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×