kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.620   67,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Panggung Elektrik Citrabuana belum berminat kembangkan industri 4.0


Minggu, 02 Desember 2018 / 16:15 WIB
ILUSTRASI. Penjualan elektronik stagnan


Reporter: Lita Febriani | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Utama PT Panggung Elektrik Citrabuana, Ali Soebroto mengungkapkan berlimpahnya Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, membuat pihaknya belum akan memasuki industri 4.0. Industri 4.0 dinilai efisien dan efektif digunakan di negara maju dengan upah pekerja yang tinggi. Sebab dapat mendatangkan keuntungan ekonomi yang besar.

Sementara di negara berkembang layaknya Indonesia, Ali Soebroto yang juga Ketua Umum Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (Aipti) beranggapan bahwa industri 4.0 belum dapat diterapkan. Melihat Upah Minimum Pekerja (UMP) di Indonesia masih tergolong murah. "Tenaga kita murah dan hasilnya sama saja jadi buat apa," tutur Ali, kepada Kontan.co.id, akhir pekan ini.

Ali menambahkan mendigitalisasi suatu proses produksi harus dilakukan apabila perlu dan dapat mendatangkan keuntungan ekonomi. "Kita harus melihat industri 4.0 itu sebagai suatu standart atau hanya nama," ungkap Ali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×