kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.710   -73,00   -0,41%
  • IDX 6.664   67,78   1,03%
  • KOMPAS100 871   12,33   1,44%
  • LQ45 661   8,80   1,35%
  • ISSI 232   2,52   1,10%
  • IDX30 370   4,67   1,28%
  • IDXHIDIV20 457   6,50   1,44%
  • IDX80 99   1,43   1,46%
  • IDXV30 127   2,80   2,26%
  • IDXQ30 118   1,70   1,46%

Panggung Elektrik Citrabuana belum berminat kembangkan industri 4.0


Minggu, 02 Desember 2018 / 16:15 WIB
ILUSTRASI. Penjualan elektronik stagnan


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Utama PT Panggung Elektrik Citrabuana, Ali Soebroto mengungkapkan berlimpahnya Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, membuat pihaknya belum akan memasuki industri 4.0. Industri 4.0 dinilai efisien dan efektif digunakan di negara maju dengan upah pekerja yang tinggi. Sebab dapat mendatangkan keuntungan ekonomi yang besar.

Sementara di negara berkembang layaknya Indonesia, Ali Soebroto yang juga Ketua Umum Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (Aipti) beranggapan bahwa industri 4.0 belum dapat diterapkan. Melihat Upah Minimum Pekerja (UMP) di Indonesia masih tergolong murah. "Tenaga kita murah dan hasilnya sama saja jadi buat apa," tutur Ali, kepada Kontan.co.id, akhir pekan ini.

Ali menambahkan mendigitalisasi suatu proses produksi harus dilakukan apabila perlu dan dapat mendatangkan keuntungan ekonomi. "Kita harus melihat industri 4.0 itu sebagai suatu standart atau hanya nama," ungkap Ali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×