kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

Panggung Elektrik Citrabuana belum berminat kembangkan industri 4.0


Minggu, 02 Desember 2018 / 16:15 WIB
ILUSTRASI. Penjualan elektronik stagnan


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Utama PT Panggung Elektrik Citrabuana, Ali Soebroto mengungkapkan berlimpahnya Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, membuat pihaknya belum akan memasuki industri 4.0. Industri 4.0 dinilai efisien dan efektif digunakan di negara maju dengan upah pekerja yang tinggi. Sebab dapat mendatangkan keuntungan ekonomi yang besar.

Sementara di negara berkembang layaknya Indonesia, Ali Soebroto yang juga Ketua Umum Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (Aipti) beranggapan bahwa industri 4.0 belum dapat diterapkan. Melihat Upah Minimum Pekerja (UMP) di Indonesia masih tergolong murah. "Tenaga kita murah dan hasilnya sama saja jadi buat apa," tutur Ali, kepada Kontan.co.id, akhir pekan ini.

Ali menambahkan mendigitalisasi suatu proses produksi harus dilakukan apabila perlu dan dapat mendatangkan keuntungan ekonomi. "Kita harus melihat industri 4.0 itu sebagai suatu standart atau hanya nama," ungkap Ali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×