Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Paramount Land menerapkan konsep urbanisasi berkelanjutan sebagai dasar pengembangan kawasan Paramount Gading Serpong dengan fokus pada integrasi, adaptasi, dan keberlanjutan.
Selain menyediakan hunian dan area komersial, kawasan ini juga mendukung kehidupan sosial masyarakat melalui berbagai kegiatan komunitas, ruang publik, dan pusat gaya hidup seperti Hampton Square, Taman Rasa, dan Maggiore Hills Park.
Kawasan komersial di sisi selatan Gading Serpong dirancang dengan konsep pedestrian-friendly dan commercial strip yang menciptakan pengalaman jelajah kuliner yang nyaman dan terintegrasi. Berbagai area komersial seperti Maggiore, Pisa Grande, Sorrento, Verona, Hampton, dan Aniva telah menjadi destinasi favorit untuk kuliner, gaya hidup, dan aktivitas bisnis.
Tingginya minat pasar terhadap produk-produk komersial tersebut terlihat dari keberhasilan penjualan produk Maggiore Signature West yang terserap optimal sejak diluncurkan pada Januari 2026.
Baca Juga: Paramount Land Luncurkan Rumah Mewah Matera Lakeside, Harga Mulai Rp 6,9 Miliar
Menurut Direktur Sales & Marketing Paramount Land, Ferry John Sihombing, kawasan selatan Paramount Gading Serpong kini berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi yang tidak hanya ditopang oleh bisnis kuliner. “Tingkat okupansi di berbagai sektor juga tergolong tinggi, mulai dari lifestyle, kecantikan, minimarket, pendidikan, hingga layanan kesehatan.” kata dia dalaï keterangannya, Senin (16/6/2026).
Ferry menjelaskan, pertumbuhan tersebut didorong oleh captive market yang kuat dari puluhan klaster hunian di sekitar kawasan. Menariknya, aktivitas bisnis dan keramaian tidak hanya terpusat di satu lokasi, tetapi tersebar di hampir seluruh area. Kondisi ini membuat kawasan selatan Paramount Gading Serpong semakin berkembang sebagai magnet ekonomi baru yang menarik pengunjung dari Tangerang, Jabodetabek, bahkan luar Pulau Jawa.
Dia bilang, pesatnya aktivitas ekonomi yang tumbuh berdampingan dengan kawasan hunian juga mendorong meningkatnya mobilitas pejalan kaki. Hal ini menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, inklusif, dan ramah bagi aktivitas sehari-hari. Konsep tersebut sejalan dengan pengembangan kota yang walkable, di mana berbagai kebutuhan dapat dijangkau dengan mudah, sekaligus mendorong interaksi sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Prinsip itu diterapkan dalam pengembangan Pasadena Central District, kawasan terpadu seluas 40 hektare yang menggabungkan area komersial dan hunian premium. Kawasan ini mengusung konsep 10 Minutes City Living, yang memungkinkan penghuni tinggal, bekerja, dan beraktivitas dalam satu area yang saling terhubung dan mudah diakses.
Baca Juga: Jaya Real (JRPT) Lanjutkan Pengembangan Bintaro Jaya, Proyek Hunian Baru Meluncur
Konsep serupa juga hadir pada Matera Lakeside, hunian premium terbaru di kawasan Matera. Proyek ini menawarkan kombinasi antara akses yang dekat dengan pusat aktivitas dan privasi eksklusif bagi penghuni. Lokasinya berada di tepi Danau Cihuni seluas 32 hektare. “Matera Lakeside juga memiliki akses masuk khusus dari sisi danau yang terpisah dari boulevard utama.” kata Ferry.
Mengusung konsep modern resort, Matera Lakeside dirancang menyatu dengan lingkungan alam sekitar. Klaster ini terhubung langsung dengan Maggiore Hills Park, ruang terbuka hijau di kawasan Danau Cihuni yang dipenuhi pepohonan pinus. Berbagai fasilitas penunjang gaya hidup sehat juga tersedia.
“Melalui tagline “Everything is Here”, Paramount Gading Serpong menegaskan komitmennya dalam membangun kawasan yang lengkap, terintegrasi, dan berkelanjutan. “ pungkas Fery.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













