kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.062   -15,00   -0,08%
  • IDX 5.692   -147,63   -2,53%
  • KOMPAS100 754   -18,04   -2,34%
  • LQ45 567   -14,29   -2,46%
  • ISSI 199   -4,04   -1,99%
  • IDX30 321   -7,87   -2,39%
  • IDXHIDIV20 396   -10,45   -2,57%
  • IDX80 85   -1,87   -2,15%
  • IDXV30 108   -3,45   -3,10%
  • IDXQ30 104   -2,46   -2,31%

Pasar impor minuman alkohol kurang bergairah


Selasa, 01 Agustus 2017 / 20:03 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Ketua Asosiasi Pengusaha Importir dan Distributor Minuman Impor (APIDMI) Agoes Silaban menerangkan bahwa pangsa pasar terbesar untuk minuman beralkohol (minol) impor adalah wisatawan asing, diplomat dan para ekspatriat yg bekerja di Indonesia.

"Bisnis ini tergantung dari situasi ekonomi dan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia," ucapnya kepada KONTAN (1/8).

Namun dari porsi dan volume, menurut Agoes, pasar minol impor hanya 1% dari total produksi industri minol lokal.

"Untuk kuota impor 2016-2017 ada jenis A sebanyak 235.103 kardus, jenis B 304.298 kardus dan jenis C 45.569 kardus. Jadi total yang diimpor 584.970 kardus," urainya.

Apakah target kuota impor itu akan tercapai tahun ini? "Kemungkinan tidak tercapai karena ada perubahan kebijakan," jawab Agoes.

Menurutnya kondisi impor saat ini terasa lesu, khususnya di bidang minuman impor yang dipengaruhi oleh sektor-sektor bisnis lain yang turut lesu.

Lebih lanjut ia menjabarkan, bahwa selama semester satu 2017 ini impor minuman alkohol hanya mencapai 35% dari kuota yang ditargetkan sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×