kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Total Bangun Persada (TOTL) Kantongi Kontrak Baru Rp 2,78 Triliun di Semester I-2026


Senin, 03 Agustus 2026 / 15:58 WIB
Total Bangun Persada (TOTL) Kantongi Kontrak Baru Rp 2,78 Triliun di Semester I-2026
ILUSTRASI. Proyek Perkantoran (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) membukukan perolehan kontrak baru senilai sekitar Rp 2,78 triliun hingga semester I-2026. 

Kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek pembangunan pusat data (data center), rumah sakit, hospitality, gedung perkantoran, serta sejumlah proyek lainnya.

Corporate Secretary Total Bangun Persada, Anggie S. Sidharta mengatakan, realisasi kinerja operasional maupun keuanganperusahaan  hingga semester I-2026 masih berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Toyota: Hilux Kuasai 70% Pasar Pick-up 4x4 di Indonesia

"Kinerja operasional dan keuangan hingga Semester I-2026 masih inline dengan target yang telah ditetapkan," ujar Anggie kepada Kontan, Senin (3/8/2026).

Sepanjang semester I-2026, pendapatan usaha TOTL tercatat sebesar Rp 2,05 triliun, naik 22,75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,67 triliun.

Sementara laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk  melonjak 54,60% menjadi Rp 269,74 miliar, dibandingkan Rp 174,48 miliar pada semester I-2025.

Memasuki paruh kedua tahun ini, TOTL optimistis target kontrak baru maupun target kinerja tahun 2026 masih dapat dicapai. Optimisme tersebut ditopang oleh pipeline proyek yang masih berada dalam proses tender sekitar Rp17,7 triliun.

Sebagai informasi, sebelumnya TOTL menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 4 triliun pada 2026. Perseroan juga membidik pendapatan sebesar Rp 3,90 triliun dan laba bersih Rp 400 miliar pada tahun ini.

Untuk mendorong pertumbuhan pendapatan dan laba pada semester II-2026, TOTL akan tetap berfokus pada efisiensi dan optimalisasi operasional di tengah dinamika perekonomian.

Dari sisi investasi, TOTL mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 25 miliar pada 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan software, peralatan teknologi informasi (IT), serta peralatan proyek.

Di sisi lain, perusahaan melihat dinamika ekonomi dan geopolitik global masih menjadi tantangan utama bagi industri konstruksi karena berpotensi memengaruhi harga maupun ketersediaan material.

Baca Juga: Blok Masela Diproyeksikan Jadi Penggerak Ekonomi Baru Indonesia Timur

“TOTL terus mengedepankan efisiensi, pengendalian biaya, serta mitigasi risiko pada setiap proyek sesuai dengan ketentuan kontrak," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×