kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 17.892   -138,00   -0,77%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Pasar lukisan lesu di pengujung tahun


Senin, 21 Desember 2015 / 15:16 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Permintaan akan lukisan seperti sudah memiliki pola baku yang selalu terjadi setiap tahunnya. Pada awal tahun, permintaan lukisan akan menurun tajam dan baru akan meningkat memasuki bulan April dan menanjak naik terus mendekati akhir tahun.

Amir Sidharta, kolektor dan pengelola lelang Sidharta Auctioneer mengatakan fenomena ini memang selalu terjadi setiap tahunnya. Itu disebabkan pengeluaran masyarakat yang tinggi pada akhir tahun sehingga awal tahun baru akan lebih hati-hati membelanjakan uangnya.

"Polanya memang selalu seperti itu, turun pada awal tahun lalu mulai beranjak naik di Bulan April. Setelah itu sampai akhir tahun akan membaik," ujarnya kepada KONTAN, Senin (21/12).

Ia menilai pola yang selalu berulang ini memang wajar terjadi, pasalnya, tidak hanya pasar seni yang mengalami penurunan bahkan di sektor retail juga mengalami yang sama. Sebab pola tersebut dibentuk dari pola politik dan ekonomi di awal tahun yang memang masih belum terbaca.

"Pola itu selalu dilihat dari kondisi ekonomi dan politik di awal tahun. Masyarakat akan tidak agresif di awal tahun, tetapi di bulan April baru mulailah," lanjutnya.

Anomali justru terjadi pada tahun ini, menurutnya tahun ini penurunan permintaan terjadi di kuartal I, II, dan III. Peningkatan baru terasa memasuki kuartal IV, hal ini menurutnya dipengaruhi kondisi ekonomi dan politik yang memang belum stabil.

"Permintaan pada 9 bulan pertama itu turun, tapi di bulan November ada lelang dan hasilnya bagus sekali. walaupun secara jumlah persentase penjualan turun tapi secara nilai tetap tinggi," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×