kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Pasca kerusuhan, PLN rampungkan pemulihan listrik di Wamena


Senin, 07 Oktober 2019 / 08:28 WIB

Pasca kerusuhan, PLN rampungkan pemulihan listrik di Wamena
ILUSTRASI. Kondisi listrik di Wamena paska aksi massa

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Setelah hampir dua minggu melakukan perbaikan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah memulihkan 100% jaringan listrik yang terdampak kerusuhan di Wamena.

Pekerjaan yang dilakukan dalam pemulihan terdiri dari gardu, jaringan tegangan menengah (JTM) serta jaringan tegangan rendah (JTR) yang sudah kembali beroperasi seluruhnya.

Baca Juga: PLN salurkan bantuan untuk masyarakat Wamena korban kerusuhan

General Manager PLN UIWP2B, J. A. Ari Dartomo mengungkapkan, saat ini sejumlah 142 gardu, 180 kms jtm dan 336 kms jtr telah beroperasi kembali. Perbaikan terakhir dilakukan di lokasi Hom-hom, sekitar 4 km dari pusat kota.

"Kondisi kelistrikan di Wamena telah pulih. Terima kasih untuk kerja keras para petugas di lapangan serta bantuan dari anggota TNI dan Polri atas pengamanannya", kata Ari Dartomo melalui keterangan tertulisnya, Senin (7/10).

Meski sistem kelistrikan telah pulih 100%, tapi dari 21.800 pelanggan di Wamena, masih ada 1.000 pelanggan yang belum teraliri listrik kembali. Menurut Ari, hal ini lantaran bangunan (rumah/toko/ruko) milik pelanggan tersebut mengalami kerusakan akibat kerusuhan.

Sehingga, perlu perbaikan terlebih dahulu sebelum kembali dinyalakan. "Jika bangunan milik pelanggan yang terdampak telah diperbaiki, kami siap untuk segera menyalakannya kembali. Lokasi tersebar untuk bangunan-bangunan yang belum menyala, tapi di sekitar kota", sambung Ari.

Baca Juga: Ini 8 poin perubahan PMK dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan

Dengan kondisi kelistrikan yang telah pulih dan keamanan yang berangsur membaik, Ari berharap roda perekonomian di Wamena dapat kembali seperti sebelumnya.

Adapun, kondisi kelistrikan di Wamena saat ini ialah daya mampu pembangkit yang mencapai 6,5 MW, dengan beban puncak saat ini kurang lebih 4,7 MW. Jumlah ini akan meningkat seiring dengan kembali normalnya aktivitas di kota tersebut.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana
Editor: Azis Husaini
Video Pilihan

Tag

Close [X]
×