kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.725   6,00   0,03%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Pasca teror bom, L'Oreal tak surutkan berinvestasi


Jumat, 15 Januari 2016 / 17:10 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Ditengah ancaman teror yang terjadi di Jakarta, ternyata minat investasi tidak surut kepada Indonesia.

Lihat saja, Jumat (15/1) CEO and Chairman L'Oreal Group Jean Paul Agon bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam pertemuan itu Jean menyampaikan komitmen untuk tetap berinvestasi di Indonesia.

Apalagi, perusahaannya sudah berinvestasi di Indonesia dalam waktu yang panjang, 40 tahun.

"Kami sudah berinvestasi dalam jumlah yang besar, bahkan membangun pabrik terbesar kami di Indonesia," ujar Jean, Jumat (15/1) di Istana Negara, Jakarta.

Jean masih menganggap Indonesia sebagai tempat yang strategis dalam mengembangkan bisnisnya.

Hal itulah yang menjadi alasannya membangun pabrik pada tahun 2012, untuk menyasar pasal domestik dan regional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×