kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pasca teror bom, L'Oreal tak surutkan berinvestasi


Jumat, 15 Januari 2016 / 17:10 WIB
Pasca teror bom, L'Oreal tak surutkan berinvestasi


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Ditengah ancaman teror yang terjadi di Jakarta, ternyata minat investasi tidak surut kepada Indonesia.

Lihat saja, Jumat (15/1) CEO and Chairman L'Oreal Group Jean Paul Agon bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam pertemuan itu Jean menyampaikan komitmen untuk tetap berinvestasi di Indonesia.

Apalagi, perusahaannya sudah berinvestasi di Indonesia dalam waktu yang panjang, 40 tahun.

"Kami sudah berinvestasi dalam jumlah yang besar, bahkan membangun pabrik terbesar kami di Indonesia," ujar Jean, Jumat (15/1) di Istana Negara, Jakarta.

Jean masih menganggap Indonesia sebagai tempat yang strategis dalam mengembangkan bisnisnya.

Hal itulah yang menjadi alasannya membangun pabrik pada tahun 2012, untuk menyasar pasal domestik dan regional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×