kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.515.000   27.000   1,09%
  • USD/IDR 16.760   20,00   0,12%
  • IDX 8.859   111,06   1,27%
  • KOMPAS100 1.218   13,00   1,08%
  • LQ45 860   7,77   0,91%
  • ISSI 321   6,07   1,93%
  • IDX30 442   3,55   0,81%
  • IDXHIDIV20 516   4,55   0,89%
  • IDX80 135   1,55   1,16%
  • IDXV30 142   1,46   1,04%
  • IDXQ30 142   1,34   0,96%

Pasokan Beras ke Pasar Induk Cipinang Turun


Kamis, 21 Januari 2010 / 14:11 WIB
Pasokan Beras ke Pasar Induk Cipinang Turun


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Pasokan beras dari daerah sentra produksi beras menuju pasar induk Cipinang mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya. Biasanya, pasokan beras ke Cipinang mencapai 3.000 ton pe rhari, namun sejak awal Januari suplainya hanya mencapai 2.000 ton. "Sehingga beras ini hanya cukup untuk melayani konsumen yang ada di Jakarta saja," kata salah seorang pedagang Rusdi Syah dari PD. Dian Jaya di Jakarta. (21/1).

Rusdi menyebutkan, kebutuhan untuk jabodotabek saja per hari mencapai 1500 ton, belum lagi untuk menyuplai kebutuhan untuk antar pulau seperti ke Propinsi Kepulauan Riau. Berkurangnya pasokan tersebut menurut Rusdi menjadi salah satu penyebab adanya kenaikan harga beras. "Biasanya suplai ke Cipinang dari Jawa Barat, namun sekarang Jawa Barat tidak panen," jelasnya.

Antisipasi mengenai pasokan tersebut, Rusdi mengaku ada pasokan beras dari Bulog yang menjual berasnya di pasar Induk Cipinang. Namun sayang, beras medium dari Bulog tersebut tidak bisa dibeli oleh pedagang karena pembeliannya dibatasi. "Yang beli cuma bisa tiga karung, sehingga kita disini adalah grosir," katanya sambil berharap Bulog bisa memberikan izin menjual berasnya lebih banyak kepada pedagang grosir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×