kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.069   36,86   0,41%
  • KOMPAS100 1.256   8,34   0,67%
  • LQ45 890   7,91   0,90%
  • ISSI 330   0,08   0,02%
  • IDX30 453   4,38   0,98%
  • IDXHIDIV20 534   5,05   0,95%
  • IDX80 140   0,91   0,65%
  • IDXV30 147   0,34   0,23%
  • IDXQ30 145   1,40   0,97%

Pasokan Seret, Shell Indonesia Ungkap 3 Jenis BBM Ini Mulai Langka


Rabu, 27 Agustus 2025 / 14:45 WIB
Pasokan Seret, Shell Indonesia Ungkap 3 Jenis BBM Ini Mulai Langka
ILUSTRASI. Pengendara roda dua mengantre mengisi bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di area Bintaro Utown, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (3/3/2025).


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Shell Indonesia menyatakan tiga jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)-nya mengalami kelangkaan akibat seretnya pasokan BBM.

"Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa produk bahan bakar minyak (BBM) Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tidak tersedia di beberapa jaringan SPBU Shell hingga waktu yang belum dapat dipastikan," ujar Ingrid Siburian President Director & Managing Director Mobility, Shell Indonesia saat dikonfirmasi, Rabu (27/08/2025).

Meski begitu, Ingrid bilang SPBU Shell tetap melayani para pelanggan dengan produk BBM Shell V-Power Diesel dan layanan lainnya; termasuk Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell.

Baca Juga: Stok BBM di SPBU Shell Kosong, Ini Penjelasannya

"Shell Indonesia senantiasa berupaya untuk memastikan kelancaran pendistribusian dan penyediaan produk BBM di jaringan SPBU Shell," tambahnya.

Lebih lanjut, pihak Shell akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  untuk memastikan ketersediaan produk BBM di jaringan SPBU Shell.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," tutupnya.

Sebelumnya, dalam catatan Kontan, sejumlah SPBU swasta  di Jakarta, termasuk Shell mulai kehabisan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama untuk produk BBM non-subsidi.

Adapun, terkait kebijakan impor BBM, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menerapkan kebijakan baru bahwa izin impor BBM tidak lagi berlaku satu tahun penuh, melainkan hanya selama enam bulan.

Baca Juga: Stok BBM di SPBU Shell dan BP-AKR Mulai Kosong, Izin Impor BBM Belum Diberikan?

Selain memperpendek periode izin menjadi 6 bulan, pemerintah juga mewajibkan adanya evaluasi berkala setiap 3 bulan untuk memastikan efektivitas dan responsif terhadap situasi pasar.

Adapun, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengaku saat ini proses perizinan impor BBM untuk SPBU swasta tengah dikerjakan.

"Ya, ini lagi kita kerjakan," ujarnya singkat saat ditemui KONTAN di Kementerian ESDM beberapa waktu lalu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×