CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Patimban mulai dibangun 2018


Kamis, 27 Juli 2017 / 20:36 WIB


Reporter: Siti Maghfirah | Editor: Markus Sumartomjon

Pelabuhan Patimban Ditargetkan Groundbreaking 2018

JAKARTA. Proyek pembangunan Pelabuhan Patimban tak kunjung terlaksana. Alasannya masih sama, karena perjanjian pinjaman dengan Jepang tak kunjung diteken.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku terus mendesak semua pihak, seperti Ditjen Perhubungan Laut, JICA, untuk menyelesaikan pendanaan proyek tersebut. Seperti diketahui, total investasi proyek kerjasama dengan Jepang ini bernilai Rp 43,22 triliun. Untuk tahap satu saja, dana yang dibutuhkan adalah Rp 17 triliun.

"Sebenarnya sedang on progres, tapi lebih cepat lebih baik. Kami juga memahami bahwa Jepang memang pruden dan kami juga harus seperti itu," lanjutnya.

Saat ini prosesnya tinggal menunggu pinjaman dari Jepang dan penunjukan operator Patimban. Setelah itu, masuk tahap pembebasan lahan.

Rencananya Patimban bisa groundbreaking pada Januari 2018.
"Kami akan mengerjakan yang mudah terlebih dahulu. Seperti tahap awal bisa kami gunakan untuk membangun terminal kendaraan," ujarnya.

Asal tahu saja, dana untuk pelabuhan Patimban berasal dari berbagai sumber. Sebanyak 71% dari pinjaman Jepang untuk garap  pengerukan, reklamasi, dermaga, dan lainnya. Sementara 19% berasal dari APBN untuk pembebasan 373 hektare lahan dan pajak 10%.  Sisanya, 10% dari KPS untuk peralatan dan pengoperasian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×