kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

PD Dharma Jaya berencana bangun peternakan mandiri


Senin, 16 Januari 2017 / 19:43 WIB


Reporter: Elisabeth Adventa | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Perusahaan pelat merah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yakni PD Dharma Jaya berencana untuk membangun peternakan sapi sendiri di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini sebagai upaya Pemprov DKI untuk menjaga ketersediaan daging sapi di Jakarta. 

Direktur Utama PD Dharma Jaya, Marina Ratna Dwi Kusumajati mengatakan, DKI hanya mendapat pasokan daging sapi sekitar 3% - 5% dari total produksi di Indonesia. Karena itu, pemerintah DKI pun melakukan impor daging sendiri. Melihat ketergantungan impor daging sapi yang cukup tinggi, maka PD Dharma Jaya berencana membangun peternakan yang tepatnya berada di desa Fatuteta.

Total investasi yang akan digelontorkan oleh PD Dharma Jaya untuk proyek ini mencapai Rp 37 miliar. Rina mengatakan, pembangunan peternakan ini adalah langkah awal untuk mengatasi ketergantungan impor daging sapi. Di samping itu, agar kebutuhan daging sapi ibukota bisa terpenuhi secara mandiri.

"Saat ini, proyek tersebut baru sampai tahap lelang untuk masterplan juga masih ditelusuri studi kelayakannya," terang Rina. Sembari menunggu proyek peternakan di NTT berjalan, PD Dharma Jaya masih menjaga pasokan daging sapi lewat impor dari Australia.

Proyek peternakan ini diharapkan mampu menyokong 30% kebutuhan daging sapi di ibukota selama 10 tahun. Jika proyek ini berhasil maka akan kembangkan ke daerah lain. Rina memastikan bahwa persediaan daging sapi Ibukota hingga akhir tahun masih aman. Sebagai informasi, kuota impor daging sapi DKI Jakarta tahun 2016 mencapai 500 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×