kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.616   63,00   0,36%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pedagang beras mengeluh omzet turun


Selasa, 26 Mei 2015 / 16:25 WIB
ILUSTRASI. PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 796,7 miliar hingga September 2023. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sejumlah pelanggan beras di Pasar Kebayoran Lama menjadi lebih cerewet kepada para pedagang beras. Hal itu merupakan imbas dari isu beras plastik yang semakin mengkhawatirkan. Mereka harus sabar menjawab sejumlah pertanyaan para calon pembeli yang mampir. 

Kohar, salah satu pedagang, mengungkapkan, konsumen resah meski telah berlangganan lama di pasar itu. "Gara-gara beras plastik, tiap yang mau beli datang selalu nanyain ini beras asli apa enggak. Belum lagi nanya-nanya ambil berasnya dari mana aja. Padahal, mereka bukan sekali dua kali belanja di sini," ujar Kohar, Selasa (26/5) siang. 

Tidak hanya berimbas pada menurunnya kepercayaan pelanggan, isu beras plastik juga membuat omzet harian pedagang menjadi berkurang. 

"Turun 30 persen, sekarang mungkin cuma Rp 10 juta sehari. Baru kali ini ada kasus kayak gini selama saya dagang. Padahal, saya dari tahun '76, masa mau ngeracunin orang. Itu orang yang bikin jahat banget. Orang bisa masuk ke rumah sakit," ujar Acok, pedagang beras yang berkios di lantai 2 Pasar Kebayoran Lama. 

Menanggapi keluhan pedagang, Kasudin Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta Sri Hartati mengatakan, tak ada beras plastik di kawasan Jakarta Selatan. 

"Tidak benar itu, kita sudah melakukan pengecekan laboratorium pada beras yang diduga adalah beras plastik, tetapi hasilnya menunjukkan beras itu normal, bukan seperti isu yang menyebut ada beras plastik di pasar sini," ujar Sri di Pasar Kebayoran Lama. (Aldo Fenalosa)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×