kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pelabuhan Bahan Pangan dan Komoditas Sebaiknya Dibatasi


Senin, 03 Mei 2010 / 12:15 WIB
Pelabuhan Bahan Pangan dan Komoditas Sebaiknya Dibatasi


Reporter: Amailia Putri Hasniawati |

JAKARTA. Jumlah pelabuhan yang memberikan askes masuknya bahan pangan dan sejumlah komoditas lainnya sebaiknya dibatasi. Langkah itu dilakukan guna memaksimalkan pengawasan terhadap kualitas komoditas pangan impor.

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menilai, Indonesia memiliki keterbatasan peralatan dan sumber daya manusia serta anggaran untuk melakukan pengawasan.

"AS saja yang negaranya maju dan liberal hanya membuka dua pelabuhan, China hanya membolehkan barang-barang pangannya masuk melalui 13 pelabuhan, Indonesia membuka sekitar 70 pelabuhan," ujarnya akhir pekan lalu.

Akibatnya, sejumlah komoditas sebenarnya sudah tidak layak dikonsumsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×