kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pelabuhan Kuala Tanjung ditargetkan rampung 2018


Selasa, 03 Februari 2015 / 22:20 WIB
Pelabuhan Kuala Tanjung ditargetkan rampung 2018
ILUSTRASI. Jenis Psoriasis dan Penyebab Penyakit Ini yang Harus Diwaspadai


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah menargetkan proyek pembangunan pelabuhan Kuala Tanjung di Sumatera Utara akan rampung pada 2018. Pelabuhan itu nantinya akan menjadi salah satu pelabuhan terbesar yang menyokong proyek tol laut yang digagas Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Target 2018 sudah jalan dengan kapasitas 400 ribu TEUs," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Indroyono Soesilo usai bertemu pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Selasa (3/2).

Indroyono menjelaskan, Pelabuhan Kuala Tanjung nantinya akan bertugas untuk mendukung kegiatan operasional Pelabuhan Belawan, Medan dan terintegrasi dengan Kawasan Industri Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Untuk menyokong tranportasi menuju pelabuhan, pemerintah berencana membangun jalan tol serta jalur kereta api yang langsung terintegrasi dengan pelabuhan. Di samping itu, untuk menyuplai kebutuhan listrik yang diperlukan, pemerintah berencana akan membangun pembangkit listrik di Asahan.

"Kita juga akan mendorong industri galangan kapal di sana agar semakin berkembang," ujarnya.

Pemerintah menargetkan pembangunan 24 pelabuhan termasuk lima pelabuhan laut dalam (deep sea port) hingga 2019.

Saat ini, pembangunan empat pelabuhan laut dalam (deep sea port) yaitu di Kuala Tanjung (Medan), Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya), dan Makassar (Makassar) sudah mulai dibangun. Sementara Pelabuhan Sorong (Papua Barat) baru akan memasuki tahap studi kelayakan. (Dani Prabowo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×