kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Pelita Samudera Shipping (PSSI) fokus diversifikasi angkutan non batubara di 2020


Jumat, 06 Desember 2019 / 19:48 WIB
Pelita Samudera Shipping (PSSI) fokus diversifikasi angkutan non batubara di 2020
ILUSTRASI. kapal dan tongkang PT Pelita Samudera Shipping Tbk PSSI


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Tendi Mahadi

Pendapatan dari Sewa Berjangka (time charter) berkontribusi 22% pada kenaikan pendapatan perseroan, sementara sektor tersebut juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 253% atau setara US$62,7 juta dari US$51,3 juta.

Sementara lini bisnis kapal tongkang atau TNB menyumbang 50% dari Ebitda, sedangkan kapal FLF sebesar 32%, dan kapal kargo curah atau MV berkontribusi sebesar 18%.

Adapun komposisi kontrak jangka panjang untuk kapal FLF sudah mencapai 90% dan 10% spot basis. Kontrak jangka panjang untuk tongkang mencapai 75% dan 25% spot basis.

Baca Juga: Ini rencana bisnis Repower Asia Indonesia (REAL) usai IPO

"Sampai Oktober, PSSI telah membelanjakan capex sebesar US$45,8 juta dari anggaran US$61,3 juta. Mayoritas dipakai untuk pembelian 4 unit kapal MV, 1 unit tugboat dan 2 unit tongkang sebagai bagian dari program ekspansi armada," jelas Imelda Agustina Kiagoes, Sekretaris PSSI, Jumat (6/12).

Dengan performa tersebut, perseroan optimistis dapat menjangkau pertumbuhan revenue mencapai 20% sampai 25% sampai akhir 2019. Senada, pihaknya mengestimasi dapat memperoleh pertumbuhan sampai 25% akhir 2020.

Sementara dari sisi laba bersih, PSSI memproyeksi bisa bertumbuh sebesar 10% sampai 15% sampai akhir 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×