kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.954   42,00   0,23%
  • IDX 6.021   -50,44   -0,83%
  • KOMPAS100 777   -7,48   -0,95%
  • LQ45 595   -5,70   -0,95%
  • ISSI 209   -1,79   -0,85%
  • IDX30 330   -3,11   -0,94%
  • IDXHIDIV20 421   -3,89   -0,92%
  • IDX80 89   -0,86   -0,96%
  • IDXV30 114   -0,93   -0,81%
  • IDXQ30 108   -0,69   -0,63%

Pelni dan Perinus duet meningkatkan kapasitas pengangkutan ikan


Senin, 12 Februari 2018 / 17:58 WIB
ILUSTRASI. Bongkar Muat Ikan di Pelabuhan Muara Baru


Reporter: | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kapal pengangkut ikan di Indonesia belum mencukupi kebutuhan distribusi perikanan. Hal tersebut mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pelayaran dan perikanan bersama-sama meningkatkan pengangkutan perikanan.

"Kapal masih sedikit, padahal potensi perikanan tinggi," ujar Direktur Keuangan, Umum, dan Sumber Daya Manusia (SDM) PT Perikanan Nusantara (Perinus), Ridwan Zachrie, Senin (12/2).

Oleh karena itu, Perinus akan mengajukan izin agar aset kapal yang dimiliki dapat dimanfaatkan sebagai kapal pengangkut dari sentra perikanan menuju Pulau Jawa.

Selain pemanfaatan aset, Perinus yang saat ini bertugas sebagai off taker bagi hasil tangkapan nelayan di Arafuru, bekerja sama dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni/Persero). Perinus akan mengirimkan ikan dengan menumpang 2 reefer container pada kapal penumpang milik Pelni.

Pelni pun mengaku siap untuk mengangkut komoditas perikanan.

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni, Harry Boediarto Soemarto bilang, pengiriman melalui Pelni lebih murah karena disubsidi.

Saat ini Pelni juga melayani pengiriman hewan ternak menggunakan kapal. Harry bilang, kapal khusus pengiriman perikanan bukan tidak mungkin jika permintaan tinggi.

Rute kapal milim Pelni pun diakui mendukung untuk melakukan pengangkutan komoditas perikanan. "Hampir semua rute kapal Pelni menjangkau Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT)," terang Harry.

Saat ini pengiriman perikanan paling banyak dari wilayah Papua. Bersinergi dengan transportasi lain, nantinya pengiriman tersebut akan didaratkan di Surabaya.

Tiba di Surabaya, ikan tersebut akan dikirim menggunakan kereta. Hal tersebut dinilai lebih efisien mengingat antrean pada pelabuhan Tanjung Priok yang panjang akan memakan waktu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×