kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.577   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pembangunan proyek LRT terancam molor


Selasa, 18 Agustus 2015 / 19:22 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Keinginan pemerintah mulai melaksanakan proyek kereta ringan atau light rapid transit (LRT) pada saat perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-70 kandas. Sampai saat ini semua pembahasan mengenai persiapan proyek tersebut masih buntu.

Salah satunya, berkaitan dengan penentuan jalur. Rini Soemarno, Menteri BUMN mengatakan, sampai saat ini, proses penentuan jalur proyek LRT yang menjadi hak dan tanggung jawab dari beberapa wilayah yang dilewati oleh proyek tersebut masih juga belum berhasil disepakati dan juga pelaksananya.

"Jalur ini harus diputus oleh pusat dan DKI karena Jawa Barat pada dasarnya mendukung, ini lagi difinalisasi mana jalur yang nantinya diatur oleh DKI dan mana oleh BUMN," kata Rini di Istana Negara Selasa (18/8).

Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan, selain masalah tersebut, masalah lain yang juga menghambat pelaksanaan proyek tersebut adalah mengenai investor yang akan mengerjakan proyek tersebut. Darmin mengatakan, pemerintah sebenarnya sudah mempunya solusi untuk mengatasi semua perbedaan pendapat mengenai dua masalah tersebut.

Tapi, pemerintah belum mau memutuskannya Selasa ini. "Beri waktu dua hari untuk selesaikan itu, paling tidak minggu depan kita bisa punya keputusan bulan tentang LRT," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×