kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.884   -16,00   -0,09%
  • IDX 7.995   60,15   0,76%
  • KOMPAS100 1.128   11,02   0,99%
  • LQ45 818   2,35   0,29%
  • ISSI 282   4,49   1,62%
  • IDX30 426   -0,37   -0,09%
  • IDXHIDIV20 512   -3,30   -0,64%
  • IDX80 126   0,89   0,71%
  • IDXV30 139   0,12   0,09%
  • IDXQ30 138   -0,67   -0,48%

Pembangunan rumah kelas menengah-bawah akan naik


Sabtu, 23 Januari 2016 / 16:42 WIB
Pembangunan rumah kelas menengah-bawah akan naik


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan berupaya untuk mempermudah regulasi dalam program perumahan masyarakat agar pembangunan rumah menengah ke bawah meningkat. Misalnya, kemudahan perizinan pembangunan rumah dan bantuan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Angka pembangunan rumah menengah ke bawah pada tahun 2016 akan naik,” Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, dari rilis yang diterima KONTAN, Jumat (22/1). Optimisme kenaikan rumah kelas menengah ini karena jumlah pembangunan rumah terus meningkat setiap tahunnya.

Berdasarkan data yang ada yakni rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang menggunakan skim kredit pemilikan rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2014 hanya 70.000 unit. Sedangkan pada tahun 2015 angkanya melesat menjadi 134.000 unit rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×