kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.821   -7,00   -0,04%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Pembangunan smelter milik Kalla Group rampung tahun depan


Jumat, 09 November 2018 / 07:15 WIB
Pembangunan smelter milik Kalla Group rampung tahun depan
ILUSTRASI. Solihin Jusuf Kalla


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - MAKASSAR. Kalla Group tengah membangun smelter atau pabrik pemurnian untuk bijih nikel melalui unit usaha PT Bumi Mineral Sulawesi.

President Director Kalla Group, Solihin Jusuf Kalla menyampaikan lokasi pembangunan smelter berada di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Pabrik pengolahan ini ditargetkan mulai beroperasi pada tahun depan. "Saat ini proses konstruksinya sudah 80%," kata Solihin saat media gathering Kalla Group, Makassar, Kamis (8/11) malam.

Nantinya produk akhir dari smelter ini adalah ferronickel dan stainless steel dengan kapasitas 33.000 ton per tahun. Solihin menjelaskan sumber dari bijih nikel untuk smelter yang akan rampung pada tahun depan ini berasal dari tambang nikel Morowali, Sulawesi Tengah.

Sementara untuk marketnya, Solihin bilang saat ini perusahaan belum sampai dalam tahap pembahasan tersebut. Yang pasti ada dua negara yang bakal menerima ferronickel dan stainless steel dari PT Bumi Mineral Sulawesi, yaitu Jepang dan China.

"Marketnya nanti macam-macam, tapi lebih banyak China dan Jepang. Produk kami akan digunakan untuk bahan baku dari baterai," kata Solihin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×