kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Pembentukan Badan Otorita Wakatobi dipercepat


Senin, 04 April 2016 / 14:50 WIB
Pembentukan Badan Otorita Wakatobi dipercepat


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berjanji akan mempercepat pembentukan Badan Otorita Pariwisata Wakatobi, Sulawesi Tenggara untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata di kawasan destinasi pariwisata unggulan Indonesia ini.

Janji Kemenpar tersebut disampaikan Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Sahariamin Sahari melalui telepon dari Wangiwangi, Minggu (3/4/2016).

"Kemenpar menyampaikan janji itu kepada Pemerintah Kabupaten Wakatobi saat penyelenggaraan Focus Group Discussion atau FGD di Wakatobi pekan lalu," katanya.

Bahkan, menurut Sahariamin, pada kesempatan kegiatan FGD tersebut, Kemenpar bersama Bupati Wakatobi Hugua, anggota DPRD, tokoh masyarakat, pemuka adat, LSM/NGO, dinas-dinas, dan pemerhati pariwisata sepakat untuk mempercepat Wakatobi sebagai Badan Otorita Pariwisata (BOP).

Menurut dia, enam tokoh yang mewakili stakeholder di FGD Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Kawasan Wakatobi 2016 itu sudah menandatangani nota kesepahaman.

Mereka adalah Bupati Wakatobi Hugua, Ketua Pokja 10 Destinasi Hiramsyah Sambudhy Thaib, Ketua DPRD diwakili La Moane Sabara, Ketua Lembaga Adat Madati La Ode Usman Baga, Asdep Jasa Kemaritiman Kemenkomar Okto Irianto, dan Ketua Forum Tata Kelola Pariwisata Wakatobi Saleh Hanan.

"Kemenpar menempuh kebijakan itu karena Wakatobi saat ini telah ditetapkan sebagai salah satu dari sepuluh destinasi pariwisata unggulan di Indonesia," kata Sahariamin.

Kehadiran BOP Wakatobi akan dilanjutkan dengan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

"Dengan adanya BOP tersebut, maka pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata terutama jalan, air, listrik, telekomunikasi, dermaga dan bandara yang menjadi penentu akses dari dan ke Wakatobi bisa dikebut," tambah Sahariamin Sahari. (Penulis: I Made Asdhiana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×