kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Pembicaraan Ekspor Pasir Laut Mencuat Lagi


Selasa, 21 April 2009 / 16:36 WIB


Reporter: Epung Saepudin

JAKARTA. Perbincangan mengenai ekspor pasir laut kini mencuat kembali. Hanya saja, pemerintah belum bisa memastikan kapan ekspor pasir laut ini dibuka kembali. Hari ini (21/4), pertemuan digelar di Departemen Perdagangan untuk membahas hal tersebut. Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Departemen Perdagangan, Pemerintah Provinsi Bengkulu, dan juga perwakilan dari Kementerian Politik Hukum dan Keamanan.

Menurut Albert Yousuf Tobagu, Direktur Ekspor Komoditas Pertambangan Ditjen Perdagangan Luar Negeri Departemen Perdagangan, daerah yang memiliki pasir laut masih enggan melakukan ekspor karena pelabuhan mengalami pendangkalan yang cukup parah. Contohnya, Bengkulu.

Pertentangan juga datang dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Albert mengutip ujaran mereka, agar ekspor pasir laut jangan dibuka kembali.

Pembicaraan mengenai ekspor pasir laut ini akan dilempar ke tingkat menteri. "Saya akan menyusun laporan dan akan menyampaikan hasil pertemuan ini ke menteri; beliau yang akan memutuskan," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×