kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pemerintah akan patok harga daging Rp 90.000/kg


Senin, 17 Agustus 2015 / 15:39 WIB
Pemerintah akan patok harga daging Rp 90.000/kg


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah mengaku sudah meminta sejumlah feedloter atau penggemukan sapi potong untuk menurunkan harga daging sapi. Menteri Pertanian Amran Sulaiman bilang sudah ada 35 feedloter yang bersedia menurunkan harga.

Bahkan, mereka sudah menyerahkan surat pernyataan kesediaan menurunkan harga pada pemerintah. Sebelumnya, harga daging sapi memang sempat naik ke atas Rp 100.000 per kilogram (kg), salah satunya dimulai dari feedloter.

Amran bilang, sebelum lebaran harga daging sapi dari feedloater hanya Rp 37.000 per kg. Namun setelah lebaran melonjak jadi Rp 45.000. Kini mereka sepakat untuk mematok harga ke level Rp 38.000 per kg.

"Mereka (feedloter) mengakui keliru," ujar Amran, Senin (17/8) usai mengikuti upacara peringatan Kemerdekaan di Istana Merdeka, Jakarta.

Sementara itu, dengan terjalinnya kesepakatan ini Amran yakin harga daging sapi akan kembali ke level normalnya.

Nah, pemerintah juga akan mematok harga daging sapi stabil di level Rp 90.000 per kg dalam jangka menengah. Ini untuk menggenapi peran pemerintah sebagai stabilator harga. 

Supaya target itu terpenuhi, kuncinya ada di stok pasokan. Oleh karenanya, pemerintah telah menunjuk Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Kementerian Perindustrian untuk terlibat dalam pengadaan.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengatakan, tidak semua pelaku di Industri daging sapi nakal. Memang ada yang selalu mempermainkan harga, tetapi jumlahnya hanya sebagian kecil. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×