kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Pemerintah akan salurkan 23.000 ton bawang merah


Senin, 16 Mei 2016 / 16:06 WIB
Pemerintah akan salurkan 23.000 ton bawang merah


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) menegaskan, pemerintah akan menyediakan 23.000 ton bawang merah untuk menghadapi puasa dan Lebaran tahun ini. Dengan stok sebanyak itu, Kemtan optimis dapat menurunkan harga bawang merah yang saat ini masih tinggi dengan rata-rata Rp 42.000 per kg, terutama di wilayah Jakarta.

Direktur Jenderal Hortikultura Kemtan Spudnik Sudjono Kamino mengatakan, bawang sebanyak itu akan dikirim ke pasar oleh Perum Bulog. Spudnik yakin dengan stok sebanyak itu, maka Perum Bulog dapat menjaga pasokan bawang di pasaran tetap ada dan diharapkan bisa menstabilkan harga di kisaran Rp 24.150 per kilogram (kg).

"Sebenarnya dengan hanya 12.600 ton saja, stok bawang sudah cukup sampai lebaran," ujar Spudnik di gudang Bulog, Senin (16/5).

Untuk saat ini, Spudnik bilang, Bulog menyalurkan 20 truk bawang merah setiap harinya ke Pasar Induk Kramatjati Jakarta, 10 truk ke Pasar iNduk Tanah Tinggi Banteng dan 10 truk lainnya akan dikirim dan Pasar Caringan Bandung.

Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, Bulog telah siap menyalurkan bawang ke sejumlah pasar induk jelang Lebaran tahun ini. Untuk keperluan infrastruktur, Bulog masih bisa mengandalkan gudang yang sudah ada dan meminjam gudang tambahan bila kekurangan tempat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×