kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Pemerintah Akan Tarik Industri Hilir ICT


Kamis, 06 Mei 2010 / 07:00 WIB


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Untuk lebih mendorong pertumbuhan industri Informasi teknologi dan komunikasi atau Information & Communication Technology (ITC), pemerintah akan menarik indsutri hilir atau perakitan untuk mulai mengembangkan bisnisnya. Langkah ini dilakukan untuk memperbesar volume.

"Kalau industri perakitan maju, akan menarik industri komponen untuk ikut berinvestasi," kata Direktur Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika Kementerian perindustrian Budi Darmadi.

Untuk menarik minat investor, pemerintah melalui kementerian perindustrian juga memberikan insentif. Salah satunya melalu Bea masuk ditanggung pemerintah (BPDTP), misalnya untuk produk serat optik.

Tahun 2008 lalu, ekspor ICT indonesia mencapai US$ 2,8 miliar. Tahun 2009, nilai ekspor ICT meningkat menjadi US$ 3 miliar. Tahun ini, Budi memperkirakan ekspor ICT bisa mencapai US$ 3,3 miliar atau tumbuh 10% ketimbang tahun lalu.

Jika tahun lalu pertumbuhan indsutri ICT tumbuh sebesar 7%, tahun ini Budi optimis pertumbuhan industri ICT bisa mencapai 9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×