kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Pemerintah Bertemu Petani Kelapa Sawit, Bahas Kekhawatiran Penurunan Harga


Jumat, 29 Mei 2026 / 12:39 WIB
Pemerintah Bertemu Petani Kelapa Sawit, Bahas Kekhawatiran Penurunan Harga
ILUSTRASI. Wamentan Sudaryono (KONTAN/Lailatul Anisah)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia bertemu dengan kelompok petani kelapa sawit pada Jumat (29/5/2026) untuk membahas kekhawatiran tentang penurunan tajam harga tandan buah segar, yang menurut petani disebabkan oleh ketidakpastian tentang rencana baru untuk menyalurkan semua ekspor kelapa sawit melalui badan negara.

Mengutip Reuters, Jumat (29/5/2026), awal pekan ini petani kelapa sawit mengeluhkan bahwa setelah kebijakan sentralisasi ekspor diumumkan, banyak titik pengumpulan Tandan Buah Segar ditutup, menyebabkan harga di tingkat petani anjlok.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono setelah bertemu dengan kelompok-kelompok minyak kelapa sawit mengatakan bahwa pemerintah pusat meminta pemerintah daerah untuk memastikan bahwa penetapan harga tandan buah segar sesuai dengan peraturan.

Baca Juga: DMS Propertindo Kembangkan Urbanova di Surabaya, Kawasan Edu Hub Seluas 23 Ha

"Kami meminta kepala daerah untuk secara aktif memantau harga pembelian  tandan buah segar dan memastikan bahwa pabrik minyak kelapa sawit di wilayah mereka membeli  tandan buah segar sesuai (dengan peraturan)," katanya.

Ia mengatakan selama masa transisi, bisnis ekspor akan berlanjut seperti biasa untuk perusahaan pengolahan, dan tidak akan terganggu.

PT Danantara Sumberdaya Indonesia, perusahaan negara yang akan menyalurkan seluruh pengiriman minyak sawit, juga akan menjalankan bisnis ekspor dengan 'transparansi dan akuntabilitas', kata Sudaryono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×