kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Pemerintah Ingin Sediakan Harga Tiket Mudik Murah, Ini Tanggapan Penguasa PO Bus


Senin, 20 Januari 2025 / 04:04 WIB
Pemerintah Ingin Sediakan Harga Tiket Mudik Murah, Ini Tanggapan Penguasa PO Bus
ILUSTRASI. Pemerintah berencana menyediakan tiket angkutan umum murah bagi masyarakat yang akan mudik pada 2025 ini.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana menyediakan tiket angkutan umum murah bagi masyarakat yang akan mudik pada 2025 ini. 

Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan menuturkan, pada dasarnya angkutan darat dalam hal ini perusahaan otobus tidak memiliki isu terkait harga tiket Lebaran. 

"Tiket pesawat sepertinya, (angkutan) darat tidak ada isu ini," uja dia kepada Kompas.com, Minggu (19/1/2025). 

Namun demikian, ia yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PO SAN Putera Sejahtera itu menambahkan, pihaknya tetap akan menunggu ketika nantinya ada implementasi atas kebijakan tersebut oleh pemerintah. 

Menurut pria yang karib disapa Sani tersebut, pemerintah sebenarnya telah mengadakan mudik gratis dalam rangka penyediaan moda transportasi yang terjangkau. 

"Ketika bicara keberatan atau tidak pemerintah mau hadir kepada masyarakat pada saat angkutan Lebaran, sebenarnya pemerintah itu sudah hadir dengan diadakannya mudik gratis yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan," terang dia. 

Baca Juga: Kemenhub Apresiasi Survei Pustral UGM Masyarakat Puas Transportasi Nataru 2024/2025

Sani berpendapat, mudik gratis ini sangat menolong masyarakat dan pelaksanaannya melibatkan operator yang memiliki izin resmi. 

Pemerintah menegaskan ingin hadir dan mengawasi pelaksanaan mudik gratis yang dilakukan instansi atau institusi di luar Kementerian Perhubungan. 

Untuk itu, pemerintah mengimbau agar menggunakan bus dan operator yang sesuai regulasi terdaftar di spionam atau mitra darat. 

"Saya sangat menyangkan kalau pemerintah selalu terus hanya bisa membuat aturan tapi tidak mampu menegakkan, mengawasi dan konsisten terhadap apa yang di bikin. Kami tunggu konsep "mudik murah" dari Bapak-bapak yang terhormat," ungkap dia. 

Baca Juga: Jam Operasional Diperpanjang, Jadwal Kereta Terakhir MRT Saat Natal dan Cuti Bersama




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×