kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pemerintah kaji MyUKM menjadi aplikasi OSS


Senin, 30 Juli 2018 / 18:36 WIB
Pemerintah kaji MyUKM menjadi aplikasi OSS
ILUSTRASI. Aktifitas Pembuatan Krupuk Skala UMKM


Reporter: Nur Pehatul Janna | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemperin) merespon positif rencana PT Tetap Terus Terang, penggagas MyUKM terlibat dalam proyek sistem perizinan online atau online single submission (OSS) yang digagas pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perekonomian.  

Menurut Harris Munandar, Sekretaris Jenderal Kemperin, perusahaan tersebut sempat memaparkan aplikasi MyUKM di depan sejumlah perwakilan pemerintah dan pemerintah daerah yang bisa berfungsi sebagai OSS. Selain itu, aplikasi tersebut juga diklaim punya fitur marketplace dan tekfin. Dua hal ini penting bagi para usaha kecil dan menengah dalam mengembangkan bisnis.  Yakni memperluas pasar lewat marketplace, dan mencari pendanaan via tekfin.

Meski begitu, ada syarat ketat yang harus diemban perusahaan untuk bisa menjalankan OSS tersebut. Yakni soal kerahasiaan data. "Tapi ada syarat utama bila ingin mengembangkan aplikasi yang terhubung dengan OSS tersebut, yakni harus bisa menjaga rahasia negara, karena menyangkut perizinan," tuturnye ke KONTAN, Senin (30/7).

Kini bola ada di Kementerian Perekonomian, apakah meluluskan MyUKM atau menunggu opsi aplikasi lainnya.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×