kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah kaji ulang proyek IDD Chevron


Sabtu, 10 Januari 2015 / 09:34 WIB
ILUSTRASI. Indonesia Investment Authority (INA) akan meningkatkan dana kelolaan lewat investasi di berbagai sektor industri. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah akan mengkaji ulang proyek Gas Alam di Laut Dalam Indonesia atawa Indonesia Deepwater Development (IDD) milik Chevron. Proyek yang sempat tertunda pelaksanaannya ini pun bakal bergulir kembali.

Bahkan, Presiden Joko Widodo dan Chief Executive Officer (CEO) Chevron Corporation John S.Watson telah bertemu dan membahas kelanjutan proyek itu.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said bilang, pemerintah akan mengkaji ulang dan melanjutkan proyek tersebut dengan beberapa penyesuaian, baik dari sisi pemerintah maupun Chevron. "Ini proyek strategis, perlu hitungan baru," katanya kemarin (9/1).

Menurut Sudirman, pemerintah kini menunggu perhitungan baru yang akan diajukan Chevron. Maklum, sebelumnya perusahaan energi asal Amerika Serikat ini sudah mengirim surat penundaan pelaksanaan proyek tersebut karena perubahan perhitungan keekonomian.

Yanto Sianipar, Vice President Strategic Business Support Chevron Pacific Indonesia, mengatakan, perusahaannya siap meneruskan kerjasama IDD dengan pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×