kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.200   150,00   0,83%
  • IDX 5.342   -252,63   -4,52%
  • KOMPAS100 698   -37,93   -5,15%
  • LQ45 527   -30,67   -5,50%
  • ISSI 185   -9,94   -5,11%
  • IDX30 298   -17,74   -5,61%
  • IDXHIDIV20 370   -21,50   -5,49%
  • IDX80 79   -4,39   -5,24%
  • IDXV30 102   -4,22   -3,96%
  • IDXQ30 96   -6,26   -6,12%

Pemerintah kucurkan Rp 1,5 T untuk pembebasan lahan


Rabu, 08 Desember 2010 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Proyek pembangunan perumahan


Reporter: Sofyan Nur Hidayat | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah mengucurkan dana Rp 1,5 triliun untuk pembebasan tanah bagi pembangunan infrastruktur kereta api bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Penawaran tender proyek itu sendiri masih harus menunggu penyelesaian pembebasan tanah.

Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Tundjung Inderawan mengatakan dana itu akan diberikan secara bertahap. Tahun ini pemerintah telah mengucurkan dana sebesar Rp 450 miliar. Pada 2011, pemerintah kembali akan menggelontorkan dana Rp 600 miliar.

Sisanya sebanyak Rp 450 miliar akan diberikan pada 2012. "Total pembangunan kereta api bandara itu membutuhkan total dana investasi Rp 10 triliun," katanya.

Dirjen Perkeretapaian pun telah membentuk unit satuan kerja untuk melakukan persiapan pembangunan kereta api bandara itu. "Untuk proses persiapan kami telah menyiapkan dana internal sebesar Rp 5 miliar," ungkap Tundjung.

Dalam penggarapan proyek kereta api bandara itu, pemerintah bekerjasama dengan Jepang. Kerjasama itu terkait dengan pembuatan dokumenan untuk persiapan tender dan desain kereta bandara secara keseluruhan. "Mereka mempersiapkan mulai dari bentuk, struktur, serta jenis kereta bandaranya," terang Bambang.

Rencananya jalur kereta api bandara Soekarno-Hatta tersebut akan melewati jalur Stasiun Manggarai hingga ke Bandara Soekarno-hatta. Sehingga nantinya penumpang yang akan menuju atau datang dari Bandara Soekarno Hatta memiliki alternatif angkutan umum baru yakni kereta api.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×