kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pemerintah ogah memangkas Bea Keluar CPO


Kamis, 17 Januari 2013 / 07:44 WIB
Pemerintah ogah memangkas Bea Keluar CPO
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah BCA hari ini Selasa 21 September 2021, cek sebelum tukar valas./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/21/11/2012.


Reporter: Handoyo | Editor: Sandy Baskoro

JAKARTA. Kementerian Perdagangan mengisyaratkan tidak akan memangkas Bea Keluar (BK) minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Kebijakan ini untuk mendukung program hilirisasi produk sawit.

"Sesuai sikap kami sebelumnya, tidak ada perubahan," ungkap Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di Jakarta, Rabu (16/1).

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menambahkan, BK CPO telah mempertimbangkan prospek jangka panjang industri sawit. Dengan produksi CPO yang terus meningkat di tengah lesunya permintaan ekspor, maka pemanfaatan CPO sebagai bahan baku biofuel perlu dipacu.

Pemerintah Indonesia menetapkan BK CPO untuk Januari 2013 sebesar 7,5%. Sedangkan Malaysia mulai bulan ini memangkas pajak progresif atas CPO menjadi 4,5% hingga 8,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×