kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Pemerintah pangkas subsidi LPG 3 kg di 2017


Jumat, 02 September 2016 / 11:32 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pemerintah berencana memangkas subsidi liquefied petroleum gas (LPG) ukuran 3 kilogram untuk anggaran tahun 2017. Dalam rencana itu, pemangkasan subsidi untuk LPG ukuran 3 kg tersebut berkisar antara Rp 15 triliun-Rp 16 triliun.

Pelaksana tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Luhut Binsar Pandjaitan dalam Rapat Dengar Pendapat Kementerian ESDM dengan Komisi VII pada Kamis (1/9) mengatakan, tahun ini, pemerintah masih mengalokasikan subsidi elpiji 3 kg.

Dalam catatan KONTAN di APBN-P 2016 alokasi subsidi elpiji tabung 3 kg sebesar Rp 42,31 triliun. "Tahun depan bisa kami hemat Rp 15 triliun-Rp 16 triliun," katanya.

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2017 tercatat alokasi anggaran subsidi LPG tabung 3 kg sebesar Rp 31,98 triliun. Adapun volume LPG ukuran 3 kg yang diusulkan di RAPBN 2017 sebesar 7.096 juta ton. Pemerintah akan mengubah subsidi ini dengan cara distribusi secara terbatas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×