kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pemerintah pangkas subsidi LPG 3 kg di 2017


Jumat, 02 September 2016 / 11:32 WIB
Pemerintah pangkas subsidi LPG 3 kg di 2017


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pemerintah berencana memangkas subsidi liquefied petroleum gas (LPG) ukuran 3 kilogram untuk anggaran tahun 2017. Dalam rencana itu, pemangkasan subsidi untuk LPG ukuran 3 kg tersebut berkisar antara Rp 15 triliun-Rp 16 triliun.

Pelaksana tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Luhut Binsar Pandjaitan dalam Rapat Dengar Pendapat Kementerian ESDM dengan Komisi VII pada Kamis (1/9) mengatakan, tahun ini, pemerintah masih mengalokasikan subsidi elpiji 3 kg.

Dalam catatan KONTAN di APBN-P 2016 alokasi subsidi elpiji tabung 3 kg sebesar Rp 42,31 triliun. "Tahun depan bisa kami hemat Rp 15 triliun-Rp 16 triliun," katanya.

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2017 tercatat alokasi anggaran subsidi LPG tabung 3 kg sebesar Rp 31,98 triliun. Adapun volume LPG ukuran 3 kg yang diusulkan di RAPBN 2017 sebesar 7.096 juta ton. Pemerintah akan mengubah subsidi ini dengan cara distribusi secara terbatas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×