kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   0,00   0,00%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pemerintah siapkan Rp 59 miliar untuk mendukung industri kreatif di 2011


Jumat, 27 Mei 2011 / 17:35 WIB
ILUSTRASI. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa Aligator kebal dari gigitan ular berbisa


Reporter: Evilin Falanta | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Industri kreatif menjadi salah satu urat nadi perekonomian Indonesia yang tengah dikembangkan. Untuk itu, pemerintah mendorong perkembangan industri ini dengan menyiapkan dana sebesar Rp 59 miliar tahun ini. Dana itu untuk promosi produk-produk industri kreatif baik di dalam maupun luar negeri.

Adapun bentuk promosi yang dilakukan seperti mengadakan berbagai pameran contohnya pameran World Batik Summit, Jakarta Fashion Week, maupun Pelaksanaan Produk Kreatif Indonesia.

Alokasi dana tahun ini menurun dari tahun 2010 yang sebesar Rp 73 triliun. Hesti Indah Kresnarini, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan menjelaskan, anggaran tahun lalu lebih besar karena butuh dana lebih banyak bagi Indonesia untuk mengikuti ajang Shanghai Expo di China.

Dari 14 subsektor industri kreatif yang ada, kontribusi terbesar berasal dari fesyen sebesar 43%. Kemudian industri kerajinan sebesar 26%, serta permainan interaktif seperti layanan perangkat lunak dan komputer sebesar 12,5%.

Pendapatan dari sektor ekonomi kreatif di 2009 sebesar Rp 165,45 triliun, naik 7,6% dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp 151 miliar. "Kami menargetkan pendapatan ekonomi kreatif di Indonesia di 2014 bisa meningkat 7,8% dari rata-rata pertumbuhan di tahun 2006-2009 sebesar 2,90%," ujar Hesti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×